Mayat 65 Tahun Ditemukan di Rumah Palembang, Tidak Diautopsi

Dani L. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 58 dibaca
Bisik.id
Mayat 65 Tahun Ditemukan di Rumah Palembang, Tidak Diautopsi

Gambar atau konten salah?

Samsudin, seorang pria lansia berusia 65 tahun, ditemukan tak bernyawa di kamar rumahnya di Jalan KH Azhari Lorong Tuan Puteri RT 19/06 Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I, Palembang pada Selasa, 31 Maret 2026 sekitar pukul 12.30 WIB. Saat ditemukannya, jasadnya sudah membusuk, menandakan kematiannya terjadi beberapa hari sebelumnya.

Warga sekitar mengaku bahwa Samsudin tinggal sendirian di kediamannya. Mayatnya pertama kali ditemukan oleh Abdul Rohim, seorang saksi berusia 41 tahun, yang mengalami kepanikan ketika meninjau kondisi tubuh. Ia segera memberi tahu anak Samsudin, Desi, dan menyatakan:

"Saya mencium bau busuk, lalu saya cari sumbernya. Ternyata ketika kami lihat dia sudah meninggal dunia dan saya berita tahu anaknya," ujar Abdul.

Abdul Rohim melanjutkan, "Panik pak pas dilihat dari dekat, dia meninggal seperti sudah beberapa hari. Selanjutnya saya langsung menghubungi Ketua RT dan pihak Kepolisian,". Ia juga mengajak warga dan anak korban untuk mencoba masuk ke dalam kamar, namun tidak menemukan tanda kehidupan.

Setelah menerima laporan, Polsek SU I dan Polrestabes Palembang Inafis segera mengirim petugas Reskrim ke tempat kejadian perkara (TKP). Pamapta Ipda Ammar menjelaskan prosedur yang dilakukan:

"Ketika kita menerima laporan kita langsung ke TKP, untuk melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, dan mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara guna dibersihkan," ungkapnya.

Di sisi kepolisian, Kapolsek SU I Kompol Heri menegaskan bahwa penemuan mayat sudah dikonfirmasi. Ia menambahkan bahwa keluarga Samsudin menolak untuk melakukan autopsi. Menurutnya, "Bener ada penemuan mayat lansia tersebut, sudah kita evakuasi. Namun keluarganya menolak untuk diautopsi. Korban meninggal dunia diduga karena sakit,".

Mayat Samsudin kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses pembersihan. Pemeriksaan lebih lanjut belum dilakukan karena keputusan keluarga menolak autopsi. Kasus ini masih dalam penyelidikan, dan pihak kepolisian akan terus memantau perkembangan situasi.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya respons cepat dari petugas keamanan dan peran warga dalam melaporkan kejadian yang mencurigakan. Kasus kematian ini juga menegaskan perlunya prosedur medis dan hukum yang jelas ketika mayat ditemukan dalam kondisi membusuk.

SamsudinmayatPolsek SU IRS Bhayangkaraautopsikepolisianwargapenemuan

Komentar

Memuat komentar...