Medan Tolak Bayar Akomodasi AFF U-19, APBD Sudah Selesai

Fandi R. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 73 dibaca
Bisik.id
Medan Tolak Bayar Akomodasi AFF U-19, APBD Sudah Selesai

Gambar atau konten salah?

03 Juni 2026Wali Kota Medan, Rico Waas, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Medan tidak pernah berkomitmen membayar biaya akomodasi peserta Piala AFF U-19. Ia mengatakan, “Sejak PSSI datang dari Februari sampai Maret, hingga ke Bulan Mei tidak ada komitmen apapun selain membenahi Stadion Teladan. Karena tanggung jawab kami adalah membenahi Stadion Teladan,” ujarnya di Medan.

Menurut Rico, pada 24 Mei 2026 PSSI mengirimkan surat resmi meminta dukungan pembiayaan akomodasi. Ia menambahkan, “Hingga sampai tanggal 24 Mei keluar lah surat dari organisasi (PSSI) untuk dukungan dari Pemko Medan untuk akomodasi tersebut yang di mana kami pahami secara aturan tidak bisa dilaksanakan. Maka dari itu surat tersebut kami tembuskan ke Kemendagri untuk meminta arahan pendapat masukan bagaimana ini dilaksanakan,” jelasnya.

Politisi Partai NasDem ini menekankan bahwa pembiayaan akomodasi tidak dapat dilakukan karena rancangan APBD Kota Medan tahun 2026 telah disahkan. Ia berkata, “Bagaimana kawan-kawan pahami setiap uang yang dikeluarkan dari pemerintah ini kan melalui rancangan APBD yang di mana surat tersebut masuk di tanggal 24 Mei, satu minggu sebelum AFF,” tambahnya.

Rico menyatakan tidak dapat memenuhi permintaan PSSI karena harus mempertanggungjawabkan APBD secara transparan. Ia menegaskan, “Kami ingin sampaikan setiap uang APBD yang dikelola Pemko Medan ini adalah uang rakyat ini adalah uang rakyat yang harus saya pertanggungjawabkan secara akuntabel dan bisa terbuka semua ini transparan.”

Ia menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya integritas, “Karena saya tidak mau ini menjadi penyalahgunaan, bahkan nanti menjadi perilaku korupsi. Jadi harus dipahami benar bagaimana cara Pemerintah Kota Medan ini menanggungnya,” katanya.

Berita ini muncul setelah kabar bahwa beberapa peserta ASEAN Boys Championship 2026 terpaksa check‑out lebih awal karena uang hotel belum dibayar. Panitia Pelaksana, Muhammad Fauzi, mengungkapkan kekecewaannya: “Kami kecewa karena Pemko Medan tidak komitmen soal akomodasi negara peserta AFF ini. Kasihan para pemain muda yang mau mengasah mental, terpaksa dipusingkan karena soal uang hotel,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa beberapa negara, termasuk Timor Leste dan Filipina, terpaksa meninggalkan hotel di Medan. Hal ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pemain muda yang bersiap menghadapi pertandingan penting.

Di tengah ketegangan ini, sebuah video menunjukkan hasil pertandingan Piala AFF U-19, di mana Indonesia mengalahkan Myanmar dengan skor 3-0. Video tersebut menampilkan sorotan pertandingan dan reaksi para pemain Indonesia.

Peristiwa ini menyoroti tantangan administratif yang dihadapi kota Medan dalam menyelenggarakan acara olahraga internasional. Sementara PSSI menuntut dukungan finansial, pemerintah kota menegaskan keterbatasan anggaran yang sudah disetujui. Situasi ini menimbulkan ketegangan antara pihak penyelenggara dan pemerintah kota, serta menimbulkan kekecewaan di kalangan peserta.

MedanPSSIAPBDakomodasiPiala AFF U-19Stadion Teladankorupsinasional

Komentar

Memuat komentar...