De la Fuente Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Luis de la Fuente membawa Spanyol ke partai puncak Piala Dunia 2026. Pelatih berusia 65 tahun itu mengalahkan Prancis 2-0 di semifinal yang digelar di Stadion Dallas, Amerika Serikat, pada Rabu, 15 Juli 2026 dini hari WIB. Dua gol kemenangan dicetak oleh Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro.
Keberhasilan ini bukan hasil kerja cepat. De la Fuente memang baru menangani tim senior Spanyol sejak 8 Desember 2022. Tapi sebelumnya, ia sudah melatih dua kelompok usia di bawahnya. Bersama Timnas U-19 Spanyol, ia juara Piala Eropa 2015. Saat itu skuadnya diperkuat Rodri, Mikel Merino, dan Unai Simon. Ketiganya kini masuk skuad Piala Dunia 2026.
Di Timnas U-21 Spanyol, De la Fuente juga juara Piala Eropa 2019. Selain Rodri, Merino, dan Simon, ia juga melatih Fabian Ruiz, Mikel Oyarzabal, dan Dani Olmo di level itu. Jurnalis Spanyol Guillem Balague mengatakan kesuksesan De la Fuente bukan hasil instan. Ia menyebut persiapannya berlangsung selama satu dekade.
Sebelum Piala Dunia 2026, De la Fuente sudah membawa Spanyol juara Piala Eropa 2024. Total ia sudah menyumbang tiga trofi untuk Spanyol di ajang Piala Eropa. "De la Fuente memulai perjalanan ini sepuluh tahun lalu bersama Oyarzabal, Olmo, Rodri, dan Simon. Mereka memenangkan Euro U-19 dan U-21, saling mengenal satu sama lain, membentuk sebuah keluarga, dan perasaan bahwa mereka 'lebih baik saat bersama dibanding sendiri-sendiri' telah mendarah daging di dalam DNA mereka," kata Balague.
"Apa yang kita saksikan hari ini adalah sebuah penampilan kolektif yang luar biasa, mereka memegang kendali penuh atas segalanya - ini adalah sesuatu yang patut diajarkan di semua sekolah sepakbola," tambahnya.
Spanyol masih menunggu lawan di final. Pemenang antara Argentina dan Inggris akan menjadi lawan De la Fuente di laga puncak Piala Dunia 2026.
Dari tiga trofi yang diraih De la Fuente bersama Spanyol, semuanya berasal dari kompetisi Eropa. Ia belum pernah memenangkan turnamen global sebelumnya. Final Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan pertamanya untuk mengubah catatan itu. Pemain-pemain seperti Oyarzabal, Olmo, Rodri, dan Simon telah bersamanya sejak level junior. Mereka tumbuh bersama dalam sistem yang sama selama bertahun-tahun.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
