4 Cara Aman Bersihkan Bekas Lem Stiker di Kaca
Gambar atau konten salah?
Banyak orang menempelkan stiker di pintu atau jendela kaca rumah. Tapi saat ingin melepasnya, ada satu masalah yang sering muncul: bekas lem yang membandel. Air saja tidak cukup untuk membersihkannya. Bekas lem tetap menempel dan membuat kaca terlihat kotor.
Menggosok terlalu keras juga bukan solusi. Permukaan kaca bisa tergores. Jadi ada beberapa cara yang lebih aman untuk membersihkan sisa lem stiker dari kaca.
Air hangat bisa menjadi pilihan pertama. Kalau kacanya bisa dilepas, rendam dalam air hangat yang sudah dicampur beberapa tetes sabun cuci piring. Stiker berbahan kertas biasanya akan lepas setelah direndam sekitar 1 jam. Untuk kaca yang tidak bisa dilepas, basahi tisu dengan air hangat dan tempelkan di area bekas lem. Diamkan 30 menit, lalu periksa apakah stiker sudah bisa dikelupas.
Uap panas juga bekerja dengan baik. Panas dari pengering rambut, heat gun, atau setrika uap bisa melelehkan lem. Arahkan alat tersebut ke stiker selama 1-2 menit. Begitu lem mulai meleleh, segera kelupas stiker dengan pengikis. Jangan biarkan dingin dulu, karena perekat bisa menempel kembali.
Cara lain yang cukup sederhana adalah menggunakan minyak goreng. Minyak melicinkan permukaan kaca, sehingga residu stiker lebih mudah terangkat. Oleskan beberapa tetes minyak ke tisu, lalu gosokkan ke bekas lem. Tutup area tersebut dengan bungkus plastik dan rekatkan dengan selotip. Diamkan setidaknya 30 menit, lalu kikis stiker perlahan. Bersihkan sisa minyak dengan air sabun hangat atau pembersih kaca.
Alkohol isopropil atau alkohol gosok juga efektif. Teteskan alkohol pada kapas atau tisu, lalu lap ke permukaan lem stiker. Tunggu sekitar 10 menit, lalu gunakan pengikis plastik untuk melepas label. Jangan menggosok terlalu kencang agar kaca tidak tergores. Kalau masih ada sisa lem, ulangi prosesnya. Setelah selesai, lap kaca dengan kain mikrofiber.
Semua cara ini bergantung pada jenis stiker dan seberapa lama lem sudah menempel. Tidak ada satu metode yang cocok untuk semua situasi. Tapi keempat cara di atas cukup umum digunakan dan tidak merusak permukaan kaca jika dilakukan dengan hati-hati.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
