Mentan Klarifikasi ke Komnas Perempuan soal Usulan Ganti Pejabat Hamil

Wati N. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Mentan Klarifikasi ke Komnas Perempuan soal Usulan Ganti Pejabat Hamil

Gambar atau konten salah?

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman akan bertemu dengan Komnas Perempuan di Jakarta pada Kamis, 13 Agustus 2026. Pertemuan ini terjadi setelah adanya perdebatan soal permintaan Mentan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengganti Koordinator Wilayah BGN Surabaya, Tiara Devi.

Sebelumnya, Komisioner Komnas Perempuan Daden Sukendar menyoroti permintaan tersebut. Menurutnya, pernyataan Mentan Amran mengandung stereotip gender.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian, Moch. Arief Cahyono, menjelaskan bahwa Mentan Amran sudah langsung mengklarifikasi masalah ini ke Komnas Perempuan begitu isunya muncul di media.

"Begitu membaca berita itu, Mentan Amran langsung menelpon Komnas Perempuan, meminta maaf dan menjelaskan bahwa beliau tidak bermaksud seperti itu. Mereka mengerti. Permasalahan clear," kata Arief dalam keterangan tertulis pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Arief menambahkan, pertemuan besok bukan untuk klarifikasi lanjutan. Melainkan lebih bersifat silaturahmi. "Pertemuan besok lebih merupakan pertemuan silaturahmi biasa," ujarnya.

Awal mula kejadian

Usulan pergantian Tiara Devi pertama kali disampaikan Mentan Amran dalam Rapat Koordinasi Peternak di Surabaya pada hari Selasa. Rapat ini digelar setelah gelombang demonstrasi peternak di berbagai daerah Indonesia pada hari Senin.

Salah satu tuntutan utama peternak dalam demonstrasi itu adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak mau menyerap telur langsung dari peternak.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional sudah menyetujui surat permintaan dari Menteri Pertanian agar SPPG meningkatkan serapan telur dari peternak. Tujuannya untuk menaikkan harga telur yang cenderung turun.

Dalam forum tersebut, Tiara diusulkan diganti karena seluruh SPPG di wilayah Surabaya yang menjadi tanggung jawabnya belum ada satu pun yang menyerap telur dari peternak.

Namun usulan Mentan Amran tidak berhenti di situ. Beberapa saat setelah pernyataan itu disampaikan, Mentan Amran mendapat informasi bahwa Tiara sedang hamil.

Menanggapi hal itu, Mentan Amran kemudian menawarkan opsi bagi Tiara untuk pindah tugas ke Kementerian Pertanian di Jakarta. Posisinya setara atau bahkan lebih tinggi dari jabatannya sekarang. Dengan beban kerja yang tidak menuntut tantangan fisik dan psikis seberat posisinya saat ini.

Permasalahan ini bermula dari keresahan peternak soal harga telur yang rendah. Demonstrasi peternak mendorong pemerintah untuk mencari solusi, termasuk melalui penyerapan telur oleh SPPG. Namun usulan pergantian pejabat di Surabaya justru memicu perdebatan soal gender yang kemudian diluruskan melalui komunikasi langsung antara Mentan dan Komnas Perempuan.

MentanKomnas Perempuanstereotip genderklarifikasisilaturahmipeternakSPPG

Komentar

Memuat komentar...