Mobil Meledak Usai Isi Bensin di Nganjuk, Tiga Luka Bakar
Gambar atau konten salah?
Sebuah mobil Daihatsu Taruna berwarna merah dengan nomor polisi AB 1748 MD terbakar hebat di depan SPBU Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 11 Juli 2026, sekitar pukul 13.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, para penumpang mobil mengalami luka bakar.
Mobil tersebut baru saja selesai mengisi bahan bakar minyak jenis Pertalite. Setelah keluar dari area SPBU, kendaraan itu hendak menyeberang jalan menuju arah timur. Namun, tiba-tiba terdengar suara ledakan dari dalam mobil. Api langsung membesar dan dengan cepat melalap seluruh bagian kendaraan.
Supriyono, seorang petugas SPBU Sukomoro, menceritakan kejadian itu. Menurutnya, mobil tersebut ditumpangi oleh tiga orang. Mereka adalah dua laki-laki dewasa dan seorang anak laki-laki. "Baru keluar dari pintu SPBU, tiba-tiba terdengar ledakan dari dalam mobil. Setelah itu api langsung membesar dan membakar kendaraan," ujar Supriyono.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung bertindak cepat. Mereka berupaya mengevakuasi seluruh penumpang sebelum api melalap seluruh bagian mobil. Ketiga korban kemudian dibawa menggunakan sepeda motor menuju UGD Puskesmas Sukomoro untuk mendapatkan penanganan medis. "Yang kena luka bakar tadi kayaknya ada anak-anak kecil, tangannya terbakar," imbuh Supriyono.
Salah satu penumpang, M. Alfian (20), warga Desa Sukomoro, Kecamatan Sukomoro, mengaku saat kejadian dirinya berada di dalam mobil bersama ayahnya, Imam, yang mengemudikan kendaraan. Selain itu, ada juga seorang keponakannya yang masih anak-anak. "Saya mengalami luka melepuh di kaki kanan akibat terkena api. Keponakan saya juga terkena luka bakar di lengan kiri," ungkap Alfian saat menjalani perawatan di UGD Puskesmas Sukomoro.
Petugas Damkar dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan kobaran api. Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian. Sementara itu, personel Polsek Sukomoro melakukan pengamanan lokasi sekaligus mengatur arus lalu lintas di jalur nasional yang sempat tersendat akibat peristiwa tersebut.
Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan yang memicu kebakaran mobil masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Belum ada keterangan resmi mengenai dugaan awal penyebab kebakaran. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat mengisi bahan bakar dan kondisi kendaraan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
