Mobil Overload 13 Penumpang Dihentikan Polantas Luwu

Rizki W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 44 dibaca
Bisik.id
Mobil Overload 13 Penumpang Dihentikan Polantas Luwu

Gambar atau konten salah?

Sebuah mobil travel yang mengangkut 12 penumpang dan satu sepeda motor di atapnya menjadi viral di media sosial. Kendaraan itu mengemban rute dari Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah menuju Kota Makassar. Saat melintas di Kabupaten Luwu, polisi lalu lintas (polantas) menertibkannya karena kondisi overload.

Kasat Lantas Polres Luwu AKP Sarifuddin menyatakan bahwa mobil tersebut dihentikan di Kecamatan Belopa pada hari Rabu, 18 Maret 2026. Ia menambahkan bahwa kendaraan itu membawa total 13 orang, termasuk sopir.

"Kejadian mines 3 hari sebelum lebaran, ini mobil pas melintas saya hentikan karena memang semua mobil penumpang kami hentikan untuk tes kesehatan gratis, ternyata di atas ada 13 orang sama sopir," kata Sarifuddin.

Sarifuddin mengaku terkejut melihat kondisi mobil. Menurutnya, sopir menambahkan empat kursi di bagian belakang untuk menampung penumpang. Ia juga mengatakan bahwa sopir menurunkan biaya tambahan dari Rp 600 ribu menjadi Rp 400 ribu setelah negosiasi.

"Mobil dari Morowali, penumpangnya dia dari Morowali kerja, terus katanya sudah tidak ada mobil di sana. Terus saling negosisasi dengan sopir, katanya dia tambahkan kursi di belakang dengan biaya turun dari Rp 600 ribu menjadi Rp 400 ribu," ujar Sarifuddin.

Selain 12 penumpang, kendaraan itu juga membawa satu unit motor. Sarifuddin menilai tindakan sopir sangat berbahaya. Ia menjelaskan bahwa setelah kendaraan dihentikan, mereka membongkar kursi tambahan. "Setelah kami hentikan, terus kursinya kami bongkar dan ini penumpang yang 4 saya tanyakan bilang saya carikan kendaraan, kami tanya kalau tidak ada nanti kami bantu. Daripada bahaya begitu, apalagi jaraknya ke Makassar masih lumayan jauh," kata Sarifuddin.

Meskipun situasi berpotensi berbahaya, polisi tidak menilang kendaraan tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan ini bersifat kemanusiaan. "Tidak ada sanksi, ini kegiatan kemanusiaan. Dia cuma mau pulang lebaran ama keluarganya, kami cuma rapikan mobilnya, karena khawatir dia kena musibah," tutupnya.

Keberadaan mobil overload ini menyoroti pentingnya pengawasan keselamatan kendaraan, terutama di rute panjang. Meskipun tidak ada sanksi, tindakan polisi menegaskan bahwa keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama.

mobil traveloverloadMorowali-Makassarpolisi lalu lintaspenumpangsopirpengawasan keselamatan

Komentar

Memuat komentar...