MPLS di SR Semarang Berjalan, Pembangunan 99 Persen
Gambar atau konten salah?
Ratusan siswa dan wali murid memadati gedung serbaguna Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Mereka mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Selasa, 14 Juli 2026. Yang menarik, pembangunan sekolah ini belum selesai seratus persen. Tapi kegiatan MPLS tetap berlangsung meriah.
Di lokasi, para siswa berkumpul di gedung bagian belakang SR. Beberapa di antaranya bahkan unjuk bakat di depan teman-teman dan orang tua. Namun di sisi lain, pemandangan berbeda terlihat. Pekerja konstruksi masih sibuk menyelesaikan beberapa gedung. Asrama SMA putri dan kantin SMP misalnya, masih dalam tahap pengerjaan. Sebuah ekskavator juga terparkir di samping lapangan sepak bola, siap digunakan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Handi Priyanto, menjelaskan soal kuota siswa. Awalnya, jumlah pendaftar di SR Kota Semarang belum memenuhi target. Tapi sekarang, kuota sebanyak 270 siswa dari tingkat SD hingga SMA sudah terpenuhi. Bahkan ada kelebihan pendaftar yang masuk daftar cadangan.
"Alhamdulillah saat pembukaan (MPLS) saat ini jumlah terpenuhi. Bahkan ada yang lebih, masuk cadangan," kata Handi saat ditemui di SR Kota Semarang, siang itu.
Handi juga menyebut para siswa sudah mulai menempati asrama sejak sehari sebelumnya. Pada hari yang sama, mereka menjalani pemeriksaan kesehatan. "Mulai kemarin malah itu sudah menempati di sini," ujarnya.
Soal tenaga pengajar, SR Kota Semarang masih menggunakan guru bantu. Rencananya, akan ada perekrutan khusus untuk guru tetap di sekolah ini. "Untuk saat ini masih pakai guru bantu. Kita ambilkan dari SD, kemudian SMP, dan kita sudah koordinasi dengan provinsi untuk guru SMA diperbantukan sampai nanti ada rekrutmen khusus yang memang khusus untuk guru di sini di bulan September," jelas Handi.
Pembangunan gedung memang masih berlangsung selama MPLS. Handi mengatakan, pengerjaan ditargetkan rampung pada 25 Juli 2026. "Hari ini kita melihat masih ada pekerjaan minor ya, finishing-finishing kecil. Dari Kementerian PU mengatakan tanggal 25 Juli sudah bersih semua," katanya.
Progres pembangunan disebut sudah mencapai 99 persen. "Ini sudah 99 persen. Tinggal finishing kecil-kecil yang belum terselesaikan," sebut Handi.
Sementara itu, Kepala SR Kota Semarang, Ridho Irwanto, mengatakan hanya tiga gedung asrama yang bisa dipakai saat ini. Gedung lainnya masih dalam pengerjaan. "Ini memang fungsionalnya ada tiga nanti, asrama yang bisa digunakan ada tiga. Terus gedung serbaguna, masjid, terus SD. Yang lain belum kita maksimalkan karena masih ada beberapa perbaikan dan itu kita gunakan yang memang anak-anak aman dan nyaman," kata Ridho.
MPLS di SR Terintegrasi 1 Semarang berjalan di tengah proyek yang belum selesai. Sekolah ini tetap menerima siswa dan memulai kegiatan belajar meski beberapa fasilitas masih dalam tahap penyelesaian. Pemerintah kota mengandalkan guru bantu sambil menunggu rekrutmen khusus pada September 2026. Target penyelesaian seluruh gedung adalah akhir Juli 2026, dengan klaim progres sudah hampir mencapai seratus persen.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
