Musk dan Zuckerberg: Kolaborasi Baru di Era Trump, OpenAI
Gambar atau konten salah?
Elon Musk dan Mark Zuckerberg pernah bersaing keras di tahun 2023, tapi hubungan mereka tampak lebih hangat setelah Donald Trump terpilih kembali. Pada awal 2025, kedua pemimpin teknologi ini mendekati Trump, yang memulai masa jabatan keduanya.
Di 3 Februari 2025, Zuckerberg mengirim pesan singkat ke Musk yang memuji kinerja Department of Government Efficiency (DOGE), yang kini sudah bubar. “Sepertinya DOGE sudah membuat kemajuan,” tulis Zuckerberg dalam pesan tersebut, dikutip dari sumber berita pada 30 Maret 2026. Pesan selanjutnya berbunyi, “Tim kami sudah siaga untuk menghapus konten doxxing atau yang mengancam orang-orang di timmu. Beri tahu saya jika ada hal lain yang dapat saya bantu,” imbuhnya. Pesan itu dikirim hanya beberapa pekan setelah Zuckerberg mengumumkan Meta akan beralih dari moderasi konten ke ekspresi bebas. Pada hari yang sama, seorang jaksa di AS menyatakan akan melindungi karyawan DOGE dari kritik.
Balasan Musk datang dengan emoji hati, lalu mengalihkan pembicaraan ke OpenAI. Ia bertanya apakah Zuckerberg tertarik membeli OpenAI bersama beberapa investor. Zuckerberg meminta diskusi langsung, sementara Musk berjanji akan menelepon keesokan harinya. Dokumen pengadilan mengungkap bahwa Musk mengundang Zuckerberg untuk membantu membeli OpenAI.
Pesan-pesan ini muncul dalam dokumen pengadilan sebagai bagian dari gugatan Musk terhadap OpenAI dan Sam Altman. Dalam pengajuan terpisah, pengacara Musk berargumen bahwa percakapannya dengan Zuckerberg seharusnya dikecualikan. Ia menulis, “Pembicaraan baru-baru ini tidak ada hubungannya dengan klaim Musk dan tidak lebih dari upaya para tergugat untuk memicu sentimen negatif terhadap Musk karena hubungannya dengan Zuckerberg,”.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa meski persaingan tetap ada, kedua tokoh teknologi tersebut sedang mencari cara untuk berkolaborasi. Hubungan yang semakin terjalin tampak dipengaruhi oleh dinamika politik dan kebijakan pemerintah, serta kepentingan bisnis yang saling melengkapi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
