Skrining Jantung Bisa Cegah Risiko Akibat Begadang
Gambar atau konten salah?
Banyak orang punya kebiasaan begadang. Alasannya macam-macam, dari pekerjaan yang menumpuk sampai sekadar menonton film atau main gim. Padahal, efeknya bukan cuma rasa kantuk di pagi hari. Tidur larut yang dilakukan terus-menerus bisa mengganggu keseimbangan tubuh. Dalam jangka panjang, risiko penyakit jantung koroner ikut meningkat.
Proses di dalam tubuh mulai kacau saat istirahat malam tidak cukup. Tekanan darah bisa naik. Metabolisme gula darah berubah. Berat badan bertambah. Respons stres juga meningkat. Semua perubahan ini, pelan-pelan, mempengaruhi kesehatan jantung.
Masalahnya, penyakit jantung tidak selalu terlihat di awal. Seseorang bisa merasa sehat dan tetap beraktivitas normal. Tapi di dalam tubuhnya, faktor risiko sudah ada. "Penyakit jantung sering kali berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal. Seseorang dapat merasa sehat dan tetap menjalani aktivitas sehari-hari, tetapi sebenarnya sudah memiliki faktor risiko yang perlu diperhatikan. Karena itu, skrining jantung berperan penting untuk membantu mengenali risiko lebih awal sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien," kata dr. Deo Idarto, M. Biomed, Sp.JP(K), FIHA, FAPSC dari Mayapada Hospital Surabaya, Rabu (15 Juli 2026).
Skrining tidak perlu menunggu sampai dada terasa sakit. Pemeriksaan awal bisa dimulai dari evaluasi riwayat kesehatan pribadi dan keluarga. Pola hidup juga dinilai. Tekanan darah, indeks massa tubuh, kadar gula darah, dan profil kolesterol diperiksa. "Bagi seseorang yang memiliki beberapa faktor risiko, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, obesitas, atau riwayat keluarga dengan penyakit jantung, pemeriksaan sebaiknya tidak menunggu hingga muncul keluhan," lanjut dr. Deo.
Dari hasil penilaian itu, dokter bisa menentukan langkah selanjutnya. Mungkin perlu elektrokardiografi (EKG). Atau uji latih jantung. Ekokardiografi juga bisa jadi pilihan. CT calcium score atau CT koroner kadang diperlukan. Semua tergantung kondisi masing-masing pasien.
Deteksi dini membantu masyarakat mengambil langkah tepat. Mayapada Hospital Tangerang punya Cardiovascular Center. Layanan ini mencakup deteksi dini, diagnosis, bedah jantung, dan rehabilitasi jantung. Tim dokter spesialis dan subspesialis jantung berpengalaman menangani berbagai kondisi. Pendekatannya menggunakan team-based management.
Untuk kasus darurat, ada Cardiac Emergency 24/7. Layanan ini siap menangani pasien dengan cepat dan terintegrasi. Ada juga Chest Pain Unit untuk pemeriksaan awal nyeri dada atau keluhan jantung lainnya. Pemeriksaan ini menyeluruh, termasuk untuk aritmia. Gratis jika tidak ditemukan gangguan jantung. Kalau perlu tindakan, bisa dilanjutkan dengan Primary PCI, yaitu pemasangan stent atau ring jantung. Prosedurnya mengikuti protokol internasional door-to-balloon.
Dokter Spesialis Anestesi siaga 24 jam untuk kasus yang butuh tindakan bedah atau perawatan intensif. Ada juga Cardiac Advisor yang mendampingi pasien dan keluarga selama perawatan. Tugasnya memberi informasi jelas, mengoordinasikan kebutuhan, dan memastikan pasien terhubung dengan dokter spesialis yang tepat sejak pemeriksaan hingga tindak lanjut. Fasilitas Cath Lab tersedia untuk diagnosis cepat dan akurat.
Informasi lebih lanjut bisa didapat lewat Call Center 150770, WhatsApp 0817-17-150770, atau Emergency 150990. Aplikasi MyCare juga bisa digunakan. Fitur Personal Health di dalamnya membantu memantau kebugaran tubuh, seperti detak jantung, langkah kaki, kalori terbakar, dan Body Mass Index (BMI).
Kebiasaan tidur larut memang sulit diubah. Tapi risiko yang mengintai tidak main-main. Skrining jantung menjadi salah satu cara untuk mengetahui kondisi tubuh lebih awal. Tanpa menunggu gejala, tanpa menunggu sakit.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
