Nelayan Pangandaran Tangkap Kerapu 120kg di Pantai Timur

Andi B. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Nelayan Pangandaran Tangkap Kerapu 120kg di Pantai Timur

Gambar atau konten salah?

Pangandaran, 17 Juni 2026 – Seorang nelayan jaring arad bernama Atong di Pantai Timur Pangandaran menangkap ikan kerapu seberat 120 kilogram pada pagi hari pukul 08.30 WIB. Ikan ini, yang biasanya tidak terlihat di perairan lokal, tergolong sangat besar dan jarang ditemukan.

Jaring arad, atau jaring nelayan yang ditarik dari pesisir, biasanya digunakan untuk menangkap berbagai jenis ikan. Namun, pada hari itu, jaring tersebut berhasil menjebak kerapu yang hampir setinggi tubuh manusia dewasa. Gambar hasil tangkapan tersebut segera menjadi viral di media sosial, memancing perhatian banyak orang di sekitar wilayah.

Para nelayan, termasuk Atong, bekerja sama mengangkat ikan tersebut dari laut ke pantai. Momen gotong royong ini diabadikan oleh beberapa warga dan dibagikan ke berbagai platform. Foto‑foto tersebut kemudian menjadi topik hangat di kalangan warganet.

Atong, yang masih belum pernah menangkap ikan sebesar itu sebelumnya, mengungkapkan kegembiraannya. Ia berkata, “Alhamdulillah tentunya senang, karena sudah langkah sekali sebesar ini.” Ia juga menjelaskan bahwa setelah ikan dibawa ke pantai, ia langsung menjualnya di pelelangan ikan. “Alhamdulillah dari satu ikan itu dapat Rp 10 juta,” ujarnya.

Menurut Atong, hasil penjualan tersebut dibagikan kepada seluruh tim yang ikut menjerat ikan. Ia menambahkan, “Alhamdulillah rezeki semuanya berkah.”

Keberhasilan ini menegaskan betapa pentingnya kerja sama antar nelayan dalam menangkap ikan besar. Momen ini juga menyoroti potensi ekonomi yang dapat diperoleh dari hasil tangkapan ikan kerapu di perairan Pangandaran.

Keseluruhan peristiwa ini menunjukkan bahwa kejutan rezeki bisa datang kapan saja, bahkan bagi nelayan yang rutin menelusur laut. Ia menjadi contoh bahwa keberhasilan dapat muncul dari usaha bersama dan keberuntungan yang tak terduga.

NelayanJaring AradIkan KerapuPangandaranViral Media SosialPenjualan IkanEkonomi Perikanan

Komentar

Memuat komentar...