Nissan Tekton Meluncur di India, Harga Mulai Rp 199 Juta
Gambar atau konten salah?
Nissan baru saja memperkenalkan model SUV terbaru mereka yang diberi nama Tekton di India. Mobil ini dianggap sebagai salah satu lini produk paling krusial bagi pabrikan Jepang tersebut di pasar India. Soal harga, Nissan Tekton dibanderol mulai dari angka Rp 199 jutaan. Yang menarik, konsumsi bahan bakarnya tergolong irit—diklaim mampu mencapai 19,4 kilometer per liter.
Nama Tekton sendiri punya cerita. Nissan mengatakan nama itu terinspirasi dari lempeng tektonik Himalaya. Gunung yang megah itu melambangkan kekuatan, ketahanan, dan kemampuan melewati berbagai jenis medan. Lebih dalam lagi, kata 'Tekton' berasal dari bahasa Yunani kuno. Artinya pembangun atau pengrajin. Nissan ingin menggambarkan perpaduan antara kekuatan dan keahlian dalam sebuah SUV modern.
Di India, harga Nissan Tekton dimulai dari INR 1.049.000 untuk varian Visia T160 MT. Kalau dikonversi ke rupiah dengan kurs 1 INR = Rp 189,76, angka itu setara dengan sekitar Rp 199 juta. Sementara itu, varian paling atas, Tekna+ T280 DCT, dijual seharga INR 1.859.000. Nominal itu kurang lebih Rp 352,8 juta.
Dari segi tampilan, Tekton mengusung desain SUV yang gagah. Inspirasinya diambil dari Nissan Patrol. Bagian depan mobil didominasi oleh gril hitam berukuran besar dengan bilah horizontal. Ada aksen merah tipis yang menyatu dengan logo Nissan yang bisa menyala. Di kap mesin, terpampang tulisan Tekton untuk mempertegas identitasnya.
Lampu depan LED-nya berbentuk persegi. Dipadukan dengan daytime running light (DRL) vertikal di kedua sisi bumper. Kesan tangguh makin kuat karena ada skid plate warna silver dan lampu kabut yang terintegrasi. Dari samping, siluet Tekton terlihat mengotak. Atapnya datar, overfendernya tebal, ada roof rail silver, pilar hitam, dan velg alloy dual-tone besar. Ground clearance yang tinggi juga memperkuat karakter SUV petualangnya.
Bagian belakang menggunakan lampu full LED yang membentang di pintu bagasi. Tulisan Tekton berukuran besar ditempatkan tepat di bawah lampu. Bumper belakang juga dilengkapi skid plate berwarna perak.
Masuk ke kabin, Nissan menyematkan berbagai fitur modern. Ada layar digital ganda, panoramic sunroof, jok depan berventilasi, wireless charger, fitur connected car, dan kamera 360 derajat. Soal keselamatan, tersedia enam airbag, Electronic Stability Control (ESC), hingga fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) Level 2 pada varian tertinggi.
Untuk performa, Nissan memberikan dua pilihan mesin bensin turbo. Varian T160 menggunakan mesin 1.0 liter turbo. Tenaganya 100 dk dengan torsi 166 Nm. Mesin ini dipadukan dengan transmisi manual enam percepatan. Konsumsi bahan bakarnya diklaim mencapai 19,4 km per liter.
Varian T280 dibekali mesin 1.3 liter turbo. Tenaganya lebih besar, 163 dk dengan torsi 280 Nm. Konsumen bisa memilih transmisi manual enam percepatan atau otomatis dual-clutch (DCT) enam percepatan. Konsumsi bahan bakarnya diklaim mencapai 17,8 km per liter untuk versi manual dan 18,6 km per liter pada varian DCT. Angka ini membuatnya cukup efisien di kelas SUV turbo.
Nissan menghadirkan Tekton dalam 12 pilihan varian. Berikut daftar harga lengkapnya:
- Visia T160 MT - INR 1.049.000 (Rp 199 juta)
- Visia+ T160 MT - INR 1.114.000 (Rp 211,4 juta)
- Acenta T160 MT - INR 1.179.000 (Rp 223,7 juta)
- N-Connecta T160 MT - INR 1.369.000 (Rp 259,8 juta)
- Tekna T160 MT - INR 1.539.000 (Rp 292 juta)
- Tekna+ T160 MT - INR 1.649.000 (Rp 312,9 juta)
- Acenta T280 DCT - INR 1.499.000 (Rp 284,5 juta)
- N-Connecta T280 MT - INR 1.499.000 (Rp 284,5 juta)
- Tekna T280 MT - INR 1.639.000 (Rp 311 juta)
- N-Connecta T280 DCT - INR 1.649.000 (Rp 312,9 juta)
- Tekna T280 DCT - INR 1.779.000 (Rp 337,6 juta)
- Tekna+ T280 DCT - INR 1.859.000 (Rp 352,8 juta)
Peluncuran Nissan Tekton di India menunjukkan strategi Nissan untuk bersaing di segmen SUV kompak yang semakin padat. Dengan dua pilihan mesin turbo dan rentang harga yang cukup lebar, Nissan mencoba menjangkau berbagai kalangan pembeli. Fitur ADAS Level 2 pada varian tertinggi juga menjadi nilai tambah yang jarang ditemukan di kelasnya. Namun, belum ada informasi apakah model ini akan dipasarkan di Indonesia atau tidak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Mutasi Kendaraan Wajib bagi Pindah Domisili
Samsat Datangi Rumah Pemilik Tunggakan Pajak
Petugas Samsat Datangi Rumah Warga Penunggak Pajak
Yamaha Luncurkan Cygnus X Edisi Terbatas, Terinspirasi R1M
Campuran Pertalite dan Turbo Ternyata Tak Setara Pertamax
Servis Yamaha Grand Filano Tembus Rp 732 Ribu
Berita Terbaru
Nissan Tekton Meluncur di India, Harga Mulai Rp 199 Juta
Prabowo Resah: B50 Berhasil, Sepak Bola Belum ke Piala Dunia
Samsung: Masa Depan AI Bukan Soal Kepintaran
Piala Dunia 2026 Catat Rekor Penalti Gagal Terbanyak
Mendikdasmen Akan Angkat Pustakawan Sekolah
Bank Jago Luncurkan Fitur Rapor Kredit untuk 19 Juta Nasabah
IHSG Ditutup Hijau, Tapi Tren Masih Jatuh
