Nyeri Pinggang Pasca Aktivitas: Bukan Selalu Saraf Kejepit
Gambar atau konten salah?
Setelah seharian beraktivitas, tempat tidur biasanya menjadi tujuan paling dinanti. Namun bagi sebagian orang, saat hendak tidur justru menjadi momennya. Tidak selamanya posisi berbaring dapat memudahkan tidur; justru bisa memicu rasa sakit dan ketidaknyamanan di area pinggang.
Apakah nyeri ini menandakan saraf kejepit? Menurut dokter spesialis bedah saraf, dr Victorio, SpBS, dari Lamina Hospital, secara umum rasa sakit di pinggang sebelum tidur disebabkan otot pinggang atau sendi di tulang belakang yang mengalami overuse.
Selama dikunjungi di Lamina Hospital pada Jumat, 5 Juni 2026, dr Rio menjelaskan, “Belum (saraf kejepit). Itu hanya biasanya gejala dari overuse dari otot atau sendi-sendi di tulang belakang,”. Ia menambahkan, “Dan kalau memang kita koreksi posisinya atau kita istirahat dia sembuh, berarti itu bukan saraf kejepit.”
Dr Rio mengakui bahwa rasa sakit yang muncul dapat terasa menyiksa bagi sebagian orang. Ia membagikan beberapa tips bila kondisi tersebut muncul. “Di momen dia terjadi nyeri yang hebat, di waktu awal yang bisa kita lakukan pertama istirahat, kedua kita boleh kompres dengan kompres dingin di titik yang paling sakit,” katanya. Ia menjelaskan, “Itu apabila terjadi di detik-detik pertama, tapi kalau sudah dua atau tiga hari, kita bisa ganti kompres kita dengan yang hangat.”
Menurut dr Rio, saraf kejepit tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan gejala nyeri pinggang. Biasanya, ada tanda-tanda khas lain yang menyertainya. “Kalau yang sudah dirasakan oleh pekerja itu nyeri pinggang, yang menjalar sampai ke kaki atau kita bilang radicular pain itu kita sudah bilang sesuatu red flag,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa nyeri ini biasanya dapat dirasakan sampai paha, lutut, betis, bahkan telapak kaki.
“Nah itu disarankan langkah pertama adalah berobat ke dokter agar diperiksa lebih lanjut,” tutupnya. Dengan begitu, pasien dapat mengetahui apakah penyebabnya memang overuse atau ada kondisi lain yang memerlukan penanganan khusus.
Kesimpulannya, nyeri pinggang setelah aktivitas berat sering kali disebabkan oleh overuse otot atau sendi. Namun, bila nyeri menyebar ke kaki dan terasa seperti radicular pain, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan tidak ada saraf kejepit.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
