WFC: Bahaya Ransel Berat Bisa Menyebabkan Saraf Kejepit di Kafe

Wati N. · 1 min baca · 1 jam lalu · 27 dibaca
Bisik.id
WFC: Bahaya Ransel Berat Bisa Menyebabkan Saraf Kejepit di Kafe

Gambar atau konten salah?

Work From Cafe (WFC) telah menjadi kebiasaan baru bagi banyak orang. Tak hanya Gen Z dan mahasiswa, pekerja kantoran dan freelancer pun sering menghabiskan jam di kafe sambil bekerja.

Namun, di balik suasana santai, ada kebiasaan yang sering terlupakan: menggendong ransel berisi laptop, charger, powerbank, dokumen, dan tumbler. Meskipun laptopnya ringan, total beratnya bisa cukup berat.

Jika sering membawa beban berat dan merasakan nyeri leher hingga tangan, sebaiknya diperiksakan. Bisa jadi sinyal awal gangguan saraf kejepit.

Dr. Victorio, SpBS, spesialis bedah saraf di Lamina Hospital, menjelaskan bahwa saraf kejepit di leher dapat terjadi karena ransel dibawa dengan posisi salah.

“Jadi bagaimana membawa tas yang baik? Kalau backpack sebenarnya harus dipakai talinya dua-dua. Jadi harus seimbang antara tali yang kanan dan kiri,” kata dr Rio saat ditemui di Lamina Hospital, Jumat, 5 Juni 2026.

Ia menambahkan, “Yang sering kesalahan yang kita lakukan adalah membawa backpack dengan satu tali di kanan atau di kiri.”

Dengan tali yang seimbang, bahu mendapat beban yang merata, sehingga risiko saraf kejepit dapat diminimalkan.

Kesadaran akan cara membawa ransel yang benar penting bagi siapa pun yang sering bepergian dengan beban berat. Perhatikan posisi tali dan pastikan beban terdistribusi secara merata.

Jadi, sebelum melangkah keluar, cek dulu apakah tas Anda terpasang dengan benar.

Work From CafeRanselSaraf KejepitBeban BeratTali BackpackBahuDistribusi Berat

Komentar

Memuat komentar...