Optimisme Bantu Panjang Umur, Tak Hanya Hati—Bukti Ilmiah
Gambar atau konten salah?
Orang selalu menginginkan tubuh yang kuat dan umur yang panjang. Namun, kebiasaan sederhana yang sering dianggap sepele ternyata memiliki pengaruh besar pada panjangnya harapan hidup.
Studi yang dipublikasikan pada 01 Agustus 2019 menunjukkan bahwa orang yang memiliki sikap optimistis hidup antara 11‑15 persen lebih lama. Mereka juga memiliki peluang lebih besar untuk mencapai usia 85 tahun atau lebih.
Hasil ini didukung oleh penelitian lain pada 01 Oktober 2022, yang meneliti wanita di Amerika Serikat. Penelitian tersebut menemukan bahwa mereka yang memelihara pola pikir positif hidup rata‑rata 4,4 tahun lebih lama dibandingkan yang tidak.
Menurut neuropsikolog Karen D Sullivan, “Memiliki pandangan yang positif dan optimis mengurangi risiko kita terkena penyakit kronis dan memberi kita peluang lebih besar untuk hidup melewati usia 85 tahun,” kata Sullivan, yang dikutip dari Medical Daily. Ia menekankan bahwa berpikir positif tidak hanya memberi manfaat bagi kesehatan mental, tetapi juga memengaruhi kesehatan fisik secara keseluruhan.
Direktur Senior Program Kesehatan Otak dan Gaya Hidup di Pacific Neuroscience Institute di Santa Monica, California, Karen Miller, menyoroti peran stres dalam mempercepat penuaan. Ia menjelaskan bahwa peradangan akibat stres menjadi salah satu faktor yang memicu penuaan dini, masalah fisik, hingga gangguan kognitif.
“Jadi, ketika kita berpikir positif dan terlibat dalam perilaku positif, seperti meditasi, yoga, berpartisipasi dalam praktik keagamaan, keluar dan berjalan‑jalan, berolahraga, atau menikmati udara segar,” tambah Miller. “Semua itu hal yang menurunkan stres kita dan menurunkan tingkat peradangan kita,” lanjutnya.
Dengan kata lain, menjaga pikiran tetap positif bukan sekadar soal suasana hati. Itu juga menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan tubuh dan memperpanjang usia.
Kesimpulannya, bukti ilmiah menegaskan bahwa sikap optimis dan kebiasaan positif dapat memperpanjang umur, mengurangi risiko penyakit kronis, serta menurunkan stres dan peradangan, sehingga membantu tubuh tetap bugar lebih lama.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ruben Onsu: Tantangan Waktu Bersama Anak Setelah Perceraian
Porter Bandara Hang Nadim Viral Setelah Minta Uang Pas Check‑In
Banjir di Jalan Bunga Mawar Medan, Wali Kota Kunjungi
Jokowi: Prosedur PSI, Tidak Langsung Jadi Dewan Pembina
Bupati Asri Tegaskan Pajak PBB sebagai Dana Jalan Deli Serdang
BookCabin Fair Medan: Tiket Murah, Diskon, Cashback Rp1 Juta
Berita Terbaru
Bendungan Cidadap Jebol, Petani Kebonpedes Tanpa Air Panen
Jadwal Sholat Jawa Timur 20 Juni 2026: 8 Waktu Fardu
Peraturan 7/2026 Batasi Alih Daya di Enam Bidang Pekerja Untuk
Koperasi Desa Lengkong Gencar Budidaya Cabai Merah Tanjung
Banjar Menari Dimulai di Badung, 62 Guru Seni Dipilih
Tulungagung Terbatas UHC, Capaian 84,5% Perlu Peningkatan
Chivu Diperpanjang Kontrak Inter Sampai 2028, Raih Scudetto
Pasar Beringkit Kembali Ayam Jago, Siap Pembukaan Baru
SPMB 2026/2027: Jalur Zonasi Jadi Pilihan Utama di Makassar
Badung Tambah Wahana ATV di Agro Techno Park, Fokus Kopi
