Palembang Terendam Banjir Sukabangun, Warga Minta Drainase

Agus P. · 2 min baca · 29 hari lalu · 56 dibaca
Bisik.id
Palembang Terendam Banjir Sukabangun, Warga Minta Drainase

Gambar atau konten salah?

Palembang diserang hujan deras yang membuat kawasan Sukabangun terendam banjir. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, menutupi jalan utama dan teras rumah warga.

Genangan air terlihat menenggelamkan Jalan Peternakan 4, Gang Lorong Kayu Arah, di Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami. Pintu rumah dan akses ke jalan utama terhalang, sehingga warga tidak dapat keluar rumah dengan mudah.

Meski hujan sudah mereda dan berhenti, air tetap tinggi. Tidak ada tanda-tanda air akan surut. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu, terutama pekerja yang pulang malam.

Warga yang tinggal di area tersebut mengeluh tentang betapa sulitnya bergerak di tengah genangan. Siti Nur Rohmah, salah satu penduduk, mengatakan bahwa kawasan mereka sering terkena banjir setiap kali hujan deras turun dalam durasi lama.

"Hujannya padahal sudah berhenti dari setengah jam tadi, tapi airnya sama sekali belum turun," ujar Siti, Selasa (05 Mei 2026). Siti menambahkan bahwa saluran air yang buruk diduga menjadi penyebab utama air tertahan di gang. Ia harus menunggu berjam‑jam agar jalan kembali terbuka.

"Di sini memang begitu, banjirnya kalau mau surut lama sekali, bisa berjam‑jam kita tertahan tidak bisa ke mana‑mana," sambung Siti. Ia menegaskan bahwa sistem drainase yang lemah membuat air sulit keluar.

Kesamaannya, Ema, seorang perantau yang menyewa kamar kos di lokasi tersebut, merasa terjebak antara lingkungan yang tidak nyaman dan kebutuhan akses kerja yang strategis. Ia mengeluh, "Sebenarnya sudah capek setiap hujan harus siap‑siap beresin barang biar nggak basah, pengennya pindah kos yang nggak banjir."

Namun, Ema mengaku sulit menemukan kos pengganti yang sesuai kriteria. Ia khawatir pindah ke lokasi lebih jauh akan menambah beban finansial, terutama ongkos transportasi.

Warga menuntut Pemerintah Kota Palembang segera memperbaiki saluran air di Sukabangun agar banjir tidak terus merugikan masyarakat.

Situasi ini menyoroti pentingnya infrastruktur drainase yang memadai di daerah rawan banjir. Keterlambatan perbaikan dapat memperburuk dampak bagi warga yang sudah terbiasa menghadapi genangan setiap kali hujan deras turun.

PalembangBanjirSukabangunDrainaseHujan derasJalan utamaPemerintah kota

Komentar

Memuat komentar...