Pasangan Tewas di Medan, Dugaan Keracunan AC Mobil Sementara

Nurul H. · 2 min baca · 49 menit lalu · 20 dibaca
Bisik.id
Pasangan Tewas di Medan, Dugaan Keracunan AC Mobil Sementara

Gambar atau konten salah?

Jumat, 5 Juni 2026, pasangan suami istri tewas di Medan Denai setelah diduga terpapar keracunan gas dari AC mobil.

Korban bernama Suharlin dan Dame Lamria Pakpahan, keduanya berusia sekitar 40 tahun. Jasad kedua pasangan sudah dibawa ke rumah keluarga sebelum kejadian dikonfirmasi oleh kepolisian.

Mobil yang menjadi tempat ditemukannya korban berada di sebuah lahan kosong. Nomor polisi mobil tersebut adalah BM 1064 VR. Kaca pintu bagian belakang sudah pecah, menandakan kendaraan pernah terbuka. 

Petugas kepolisian menerima laporan pada pukul 13.00 WIB. Setelah itu, mereka langsung menuju lokasi untuk memulai penyelidikan. Di tempat kejadian, muncul petugas Inafis yang tengah mengolah TKP.

Menurut keterangan keluarga, pasangan ini berangkat dari rumah mereka pada pukul 23.00 WIB malam sebelumnya menuju rumah orang tua di Jalan Harapan Pasti. Di rumah orang tua, lampu mati sehingga mereka memutuskan beristirahat di dalam mobil yang diparkir di depan rumah tersebut. Keluarga melaporkan bahwa korban tidak mau masuk ke dalam rumah, hanya beristirahat di dalam mobil.

Kapolsek Medan Area AKP Ainul Yaqin mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian. Ia menyatakan, “Kami masih menyelidiki apa ada indikasi tanda‑tanda kekerasan atau yang lainnya. Namun, dugaan sementara yang bisa diambil dari fakta‑fakta di lapangan mungkin karena keracunan gas di dalam mobil karena dalam keadaan mobil menyala,” kata Yaqin saat diwawancarai di lokasi.

Di lapangan, mobil ditemukan dalam keadaan menyala dan AC masih hidup. Saat dicek, kedua korban sudah dalam keadaan lemas. Keluarga membawa mereka ke rumah sakit, namun nyawa keduanya tidak tertolong. “(Kedua korban) didapati sudah dalam keadaan lemas. Pada saat dibawa ke rumah sakit, dinyatakan keduanya meninggal dunia,” ujarnya.

Di depan lahan kosong, dua mobil ambulans menurunkan jenazah pasangan tersebut. Terdengar isak tangis keluarga saat jenazah diturunkan, menambah kesedihan di sekitar lokasi kejadian.

Kasus ini masih dalam penyelidikan, dan pihak kepolisian berusaha mengungkap apakah keracunan AC mobil merupakan penyebab utama. Pihak keluarga dan petugas berusaha menelusuri setiap petunjuk yang ada di TKP.

keracunan gas AC mobilpasangan suami istriMedan DenaiBM 1064 VRpenyelidikan polisitanda kekerasanmobil menyala

Komentar

Memuat komentar...