Patung Bung Karno di Istana Gebang Resmikan di Blitar
Gambar atau konten salah?
Patung Bung Karno di halaman Istana Gebang diresmikan langsung oleh Presiden ke‑5, Megawati Soekarnoputri, pada 15 Juni 2027. Patung tersebut menggambarkan proklamator tengah duduk dan membaca buku.
Peresmian dimulai dengan bunyi sirine. Setelah itu, kain hitam dibuka perlahan secara otomatis, menampilkan patung setinggi 5 meter yang terletak di tengah‑tengah halaman Istana Gebang di Jalan Sultan Agung, Kota Blitar.
"Alhamdulillah peresmian renovasi Istana Gebang dan patung Bung Karno hari ini berjalan lancar. Dihadiri langsung Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan, kepala daerah dan seluruh kader PDIP. Ini merupakan hasil gotong royong dari semuanya," kata Deni Wicaksono, Sekretaris DPD PDI Perjuangan.
Deni menjelaskan bahwa renovasi dilakukan dengan mempertahankan keaslian barang maupun bangunan. Bangunan yang sudah tua atau usang diperbaiki agar tetap utuh.
Terkait patung, Deni menyebut ada alasan dibalik pemilihan pose Bung Karno yang duduk sambil membaca buku. Salah satunya yakni menyampaikan kepada generasi muda untuk mengikuti kebiasaan Bung Karno yang gemar membaca buku.
"Bahwa Bung Karno melalui pemikirannya digali dari kearifan lokal. Kebiasaan membaca Bung Karno ini yang ingin kami sampaikan kepada generasi muda. Khususnya hari ini yang sudah lebih asyik dengan dunia digital, gadget dan sebagainya," jelasnya.
Selanjutnya Deni menekankan pentingnya budaya membaca untuk memunculkan pemikiran generasi muda. Hal itu sesuai dengan filosofi Bung Karno yang menyebut “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” Selain itu, juga sebagai penanda bahwa budaya membaca semakin berkurang pada generasi muda.
"Seperti yang kita tahu, budaya membaca mulai agak berkurang di generasi muda. Nah, kami ingin menumbuhkan itu, agar SDM dan kecerdasan anak bangsa bisa kembali selevel dengan pemikiran pejuang terdahulu yang luar biasa," terangnya.
Peresmian renovasi dan patung Bung Karno digelar secara meriah dan khidmat. Diresmikan langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, dengan didampingi keluarganya. Sejumlah pengurus dan kader PDIP juga hadir menyaksikan peresmian rumah kecil Bung Karno itu.
Acara ini menegaskan komitmen pemerintah dan partai politik untuk melestarikan warisan sejarah sekaligus menginspirasi generasi muda agar terus membaca dan memupuk kebiasaan berpikir kritis.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
1 Muharram: Pilih Sholat Sunah Menyambut Tahun Baru
Puluhan Pelajar Jeblos di Warkop, Razia Satpol PP Tulungagung
Tren Minum Susu Putih 1 Muharram: Tradisi & Makna
Ratusan Pendaki Gunung Lawu Daftar Untuk Suro 1 290
Jawa Timur Ajukan 750 CPNS, 1.315 PPPK 2026 ke Kemenpan RB
Gresik Siapkan Pilkades 2026 dengan E‑Voting Digital
Berita Terbaru
Hipertensi Tanpa Gejala: Kasus Deborah Peringatkan Rakyat
Video Viral Anjing Makan Daging di Restoran BBQ Hengyang
Mahasiswa FKG Unpad Juara UBL, Sukses Balancing Akademik
BRI Tawarkan Kredit Pra Pensiun 'Multiguna' untuk Pegawai
Klungkung Imbau Warga Hindari Sampah di Jalan saat Galungan
Tradisi Mandi Malam 1 Suro & 1 Muharram Tetap Dinikmati