Puluhan Pelajar Jeblos di Warkop, Razia Satpol PP Tulungagung
Gambar atau konten salah?
Puluhan pelajar di Tulungagung terjaring dalam razia gabungan Satpol PP, kepolisian dan dinas pendidikan. Mereka ditangkap karena nongkrong di warung kopi pada jam sekolah. Petugas langsung melakukan pembinaan di tempat.
Kasi Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan (Binwasluh) Satpol PP Tulungagung, Kabul N, menjelaskan razia digelar di empat titik di Kecamatan Kauman dan Kecamatan Tulungagung. Dalam operasi tersebut, petugas menghampiri warung kopi maupun kafe yang sering dipakai para pelajar berseragam sekolah.
"Tadi ada 47 pelajar yang terjaring, 39 laki-laki dan 8 perempuan. Razia ini kami lakukan untuk menjamin ketertiban pelajar, baik yang bolos atau pakai seragam di warung dan kafe," kata Kabul, Senin (15/6/2026).
Para pelajar berasal dari berbagai sekolah, baik SMP maupun SMA/SMK. Saat ditanya, sebagian mengaku nongkrong ke warkop karena telah pulang sekolah. Menurut Kabul, saat ini merupakan masa senggang antara ujian akhir semester dan kenaikan kelas.
"Kalau memang sudah pulang ya pulang, ganti baju, setelah itu nongkrong silakan. Kami tidak melarang ngopi tapi minimal ganti baju dulu, jangan pakai beragam," jelasnya.
Petugas Satpol PP dan kepolisian menegaskan bahwa pelajar tidak diperkenankan nongkrong di warkop dan kafe dengan berseragam pada jam sekolah. Semua siswa yang terjaring langsung dibimbing di lokasi dan diminta segera pulang.
"Untuk pembinaan selanjutnya kami serahkan ke dinas pendidikan dan satuan pendidikan masing-masing," kata Kabul.
Pihaknya mengimbau seluruh siswa yang terjaring untuk tidak mengulangi perbuatannya dan selalu tertib mengikuti kegiatan sekolah hingga selesai.
Razia ini bertujuan mencegah pelajar terjerumus pada perilaku negatif. Dengan pembinaan langsung di tempat, Satpol PP berharap siswa dapat kembali fokus pada pendidikan dan disiplin selama jam sekolah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
