Jawa Timur Ajukan 750 CPNS, 1.315 PPPK 2026 ke Kemenpan RB
Gambar atau konten salah?
Gubernur Jawa Timur mengajukan rencana pengadaan Aparatur Sipil Negara (CASN) untuk tahun 2026, mencakup CPNS dan PPPK. Usulan ini sedang menunggu persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jawa Timur, Indah Wahyuni, usulan tersebut sudah dikirim ke Kemenpan RB pada 07 Juni 2026. “Benar kami telah mengusulkan ke Kemenpan RB per 07 Juni 2026 lalu terkait pengusulan formasi pengadaan CASN 2026,” ujarnya.
Untuk CPNS, Jatim mengajukan 750 kuota. Sementara itu, PPPK Guru mendapat 369 kuota, PPPK Tenaga Kesehatan (Nakes) 57 kuota, dan PPPK Teknis 929 kuota.
Alasan di balik jumlah kuota tersebut adalah proyeksi lebih dari 2.000 ASN di provinsi ini akan pensiun pada tahun 2026. “Jadi memang dibutuhkan, karena untuk tahun 2026 ini ASN Pemprov Jatim yang pensiun lebih dari 2 ribu,” jelas Yuyun.
Hingga kini, total ASN di lingkungan Pemprov Jatim mencapai 80.821 orang. Rinciannya: 2.156 CPNS, 34.052 PNS, 23.337 PPPK Penuh Waktu, dan 21.276 PPPK Paruh Waktu.
Di bulan Juni saja, pensiun sebanyak 233 ASN, terdiri dari 215 PNS dan 18 PPPK.
Dengan jumlah pensiun yang tinggi, pengajuan kuota CASN menjadi langkah penting untuk menjaga kelangsungan tenaga publik di Jawa Timur. Proses persetujuan dari Kemenpan RB masih berlangsung, dan hasilnya akan menentukan pelaksanaan rekrutmen pada tahun 2026.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
