Pegadaian Raih Empat Penghargaan ESG dari Katadata Award 2026
Gambar atau konten salah?
Jakarta – PT Pegadaian (Persero) membawa pulang empat penghargaan sekaligus dari Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026. Keempatnya meliputi kategori ESG Sektor Inklusi Keuangan, Pilar Lingkungan Sektor Inklusi Keuangan, Pilar Sosial Sektor Inklusi Keuangan, dan Pilar Tata Kelola Sektor Inklusi Keuangan.
Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian, Eka Pebriansyah, mengatakan penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas konsistensi seluruh karyawan Pegadaian dalam memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan di berbagai lini perusahaan. Menurutnya, capaian ini sejalan dengan tren peningkatan kinerja ESG Pegadaian dalam lima tahun terakhir.
Berdasarkan Dashboard KESGI, skor ESG Pegadaian menunjukkan peningkatan konsisten sepanjang periode 2021-2025. Skor tersebut juga berada di atas rata-rata Sektor Inklusi Keuangan, dengan lonjakan yang semakin terlihat dalam dua tahun terakhir.
"Empat penghargaan ini menjadi apresiasi atas kerja bersama seluruh Insan Pegadaian. Capaian ini menunjukkan bahwa upaya yang kami bangun secara konsisten mulai memberikan hasil. Bagi kami, ESG harus semakin melekat dalam cara Pegadaian menjalankan bisnis, melayani masyarakat, mengelola dampak lingkungan, serta menjaga tata kelola perusahaan," ujar Eka dalam keterangannya, Selasa (29 September 2026).
Pernyataan itu disampaikan dalam rangkaian Katadata Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) 2026 yang digelar di Jakarta pada Kamis (17 September 2026).
KESGI sendiri merupakan inisiatif dari Katadata Green yang menyediakan data, analisis, dan penilaian independen terhadap kinerja ESG perusahaan di Indonesia. Penilaian dilakukan secara sektoral agar mempertimbangkan karakteristik serta isu keberlanjutan yang relevan di masing-masing industri.
Metodologi KESGI Scoring memetakan kinerja perusahaan lewat skor ESG keseluruhan, skor pada tiap pilar Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola, serta sejumlah indikator tematik. Ini artinya, penilaian tidak hanya melihat angka besar, tetapi juga bagaimana perusahaan menangani isu-isu spesifik di sektornya.
Dalam praktiknya, Pegadaian terus memperkuat implementasi ESG melalui perluasan akses layanan keuangan, pemberdayaan UMKM dan masyarakat, pengelolaan dampak lingkungan, serta penguatan tata kelola dan manajemen risiko perusahaan. Semua itu dilakukan secara beriringan, bukan parsial.
"Kami ingin pertumbuhan Pegadaian selalu berjalan beriringan dengan dampak yang dapat dirasakan masyarakat. Semangat Melayani Sepenuh Hati kami wujudkan melalui layanan yang semakin inklusif dan berbagai inisiatif yang menciptakan nilai bagi masyarakat, lingkungan, serta seluruh pemangku kepentingan. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan standar tersebut," lanjut Eka.
Raihan KESGI Award 2026 ini menjadi dorongan bagi Pegadaian untuk mempertahankan momentum peningkatan kinerja ESG. Ke depan, perusahaan pelat merah itu akan terus memperkuat implementasi keberlanjutan demi menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan bertanggung jawab.
Selain menerima penghargaan, Eka juga menjadi pembicara dalam sesi "Growing with Purpose: Business Leadership for Sustainable Impact" pada rangkaian SAFE 2026. Sesi tersebut membahas peran ESG dalam mendorong pertumbuhan yang memberikan dampak berkelanjutan.
Penghargaan ini bukan sekadar pengakuan formal. Bagi Pegadaian, ini menjadi cermin bahwa arah bisnis yang mereka tempuh selama ini sudah tepat. Tren peningkatan skor ESG yang konsisten menunjukkan bahwa upaya keberlanjutan yang dilakukan bukan sekadar wacana, melainkan sudah terukur dan berjalan nyata di lapangan.
Dengan fondasi yang sudah terbangun, tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi. Sebab, tuntutan terhadap praktik bisnis berkelanjutan akan terus meningkat seiring dengan kesadaran publik dan pemangku kepentingan yang semakin tinggi terhadap isu lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Dibuka Merah, Terjun ke Level 6.083
BEI Berlakukan Short Selling 5 Saham Mulai 1 Oktober
Dolar AS Tembus Rp 18.000 di Awal Perdagangan Selasa
BEI Hapus Batas Minimum Harga Saham, 26 Saham Rp 50 Kena ARB
Low Tuck Kwong Tetap Kuasai Bayan Resources
Saham Tambang Kompak Melemah Usai Aturan Baru Terbit
