Pelukan Yamal untuk Ronaldo Usai Laga

Ningsih R. · 1 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Pelukan Yamal untuk Ronaldo Usai Laga

Gambar atau konten salah?

Sebuah momen mengharukan terjadi di Dallas Stadium, Amerika Serikat, pada Selasa dini hari, 07 Juli 2026. Usai pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Spanyol, Lamine Yamal mendekati Cristiano Ronaldo. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, pemain muda Spanyol itu memeluk Ronaldo dengan erat.

Pertandingan itu sendiri berakhir dengan skor tipis 0-1 untuk kemenangan Spanyol. Gol tunggal dicetak oleh Mikel Merino pada masa injury time babak kedua. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Portugal. Air mata Cristiano Ronaldo pun tak terbendung setelah peluit panjang dibunyikan. Perjalanan sang megabintang di enam edisi Piala Dunia harus berakhir tanpa pernah sekalipun merasakan gelar juara.

Pelukan dari Yamal menjadi hiburan sekaligus penguat bagi Ronaldo yang tengah berduka. Aksi sportif pemuda berusia 18 tahun itu menuai banyak pujian dari berbagai pihak. Bukan tanpa alasan Yamal melakukan hal tersebut. Sebelum pertandingan, Ronaldo sempat melontarkan pujian untuk Yamal. "Lamine Yamal punya masa depan cerah. Dia bermain bagus dan masa depannya akan sangat bagus," ujar Ronaldo seperti dikutip dari BBC.

Ini bukan kali pertama Ronaldo memuji Yamal. Pada final UEFA Nations League 2025, Ronaldo pernah meminta para jurnalis untuk tidak membebani Yamal dengan tekanan berlebih. "Biarkan anak itu berkembang, jangan memberikan tekanan padanya. Dia akan berkembang dengan baik karena punya bakat," kata Ronaldo saat itu.

Momen pelukan ini menjadi simbol dari sebuah persaingan yang berujung pada rasa saling menghormati. Yamal, yang dipuji oleh Ronaldo, justru hadir untuk menghibur sang idola di saat terpuruk. Sebuah pertukaran energi yang jarang terlihat di panggung sebesar Piala Dunia.

pelukan Lamine YamalCristiano RonaldoPiala Dunia 2026sportivitasPortugal vs Spanyolkekalahan Portugalpujian Ronaldo

Komentar

Memuat komentar...