Argentina vs Mesir Tutup Babak 16 Besar Piala Dunia
Gambar atau konten salah?
Malam ini menjadi penutup bagi babak 16 besar Piala Dunia 2026. Dua pertandingan terakhir akan digelar, mempertemukan Argentina melawan Mesir dan Swiss berhadapan dengan Kolombia. Setelahnya, babak perempatfinal siap dimulai pada Jumat, 10 Juli 2025.
Laga Argentina versus Mesir dijadwalkan kick-off lebih dulu pada pukul 23.00 WIB, Selasa, 7 Juli 2025. Pertandingan ini menyajikan duel dua megabintang: Lionel Messi berhadapan dengan Mohamed Salah. Argentina sendiri melaju setelah menyingkirkan Cape Verde, sementara Mesir harus bersusah payah melewati Australia melalui adu penalti. Meski Argentina di atas kertas lebih diunggulkan, turnamen seperti Piala Dunia selalu menyisakan ruang untuk kejutan.
Setelah Argentina vs Mesir, giliran Swiss vs Kolombia yang akan bertanding pada Rabu, 8 Juli 2025 pukul 03.00 WIB. Secara historis, kedua tim hanya bertemu dua kali sebelumnya, dan Kolombia selalu keluar sebagai pemenang. Pertandingan ini tetap menarik untuk disaksikan, terutama mengingat belum banyaknya catatan pertemuan di antara mereka.
Kemenangan di dua laga nanti akan menentukan siapa yang berhak melaju ke perempatfinal. Di sisi lain bagan turnamen, pertandingan perempatfinal antara Norwegia melawan Inggris sudah lebih dulu dipastikan.
Intinya, malam ini menjadi penentuan akhir dari babak 16 besar. Argentina dan Swiss sama-sama diunggulkan, tetapi catatan pertemuan Mesir dan Kolombia melawan lawan-lawannya menunjukkan bahwa sepak bola tidak selalu mengikuti prediksi. Babak perempatfinal yang menanti akan menjanjikan persaingan yang lebih sengit.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
