Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Masih Misteri
Gambar atau konten salah?
Pendaftaran untuk masuk ke sekolah kedinasan yang dikelola oleh berbagai kementerian dan lembaga negara akan segera dibuka. Sekolah-sekolah ini tidak hanya menilai kemampuan akademik, tetapi juga kebugaran fisik para pendaftar.
Setiap sekolah kedinasan memiliki standar tes fisik yang berbeda-beda. Sebagai contoh, sekolah di bawah Kementerian Perhubungan mewajibkan tes curl up untuk mengukur kekuatan otot perut. Tes semacam ini tidak ditemukan di sekolah kedinasan lainnya.
Nama tes fisik pun sering kali berbeda antar sekolah. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menyebutnya sebagai tes kesamaptaan. Sementara itu, PKN STAN dan sekolah-sekolah di bawah Kementerian Perhubungan menamakannya tes kebugaran jasmani.
Umumnya, tes fisik dilaksanakan setelah seleksi kompetensi dasar (SKD) dan tes potensi akademik (TPA). Berikut rincian tes fisik di masing-masing sekolah kedinasan:
1. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
Materi tes kesamaptaan untuk calon praja IPDN terdiri dari dua bagian:
- Tes Kesamaptaan Jasmani A: lari selama 12 menit. Tujuannya mengukur jarak tempuh peserta dalam satuan meter.
- Tes Kesamaptaan Jasmani B, meliputi:
- Pull up untuk peserta laki-laki atau chinning untuk peserta perempuan. Jumlah gerakan benar dihitung dalam waktu 1 menit.
- Sit up, jumlah gerakan benar dalam 1 menit.
- Push up, jumlah gerakan benar dalam 1 menit.
- Shuttle run, waktu tempuh untuk 6 kali putaran dengan jarak 10 meter membentuk angka delapan.
2. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)
Menggunakan metode cooper test. Metode ini menghitung waktu tempuh peserta saat berlari atau berjalan secepat mungkin sejauh 2,4 kilometer.
3. PKN STAN Kementerian Keuangan
- Tes kebugaran A: lari mengelilingi lintasan selama 12 menit.
- Tes kebugaran B, terdiri dari:
- Push up: penilaian didasarkan pada jumlah posisi push up sempurna, yaitu kedua tangan lurus menahan beban tubuh, dalam waktu 1 menit.
- Sit up: penilaian berdasarkan jumlah posisi sit up sempurna dalam waktu 1 menit.
- Shuttle run: berlari cepat membentuk angka 8 sebanyak tiga kali putaran. Penilaian berdasarkan waktu tempuh dalam satuan detik.
4. Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan
- Tes Fungsi Aerobik: Bleep Test, yaitu serangkaian lari bolak-balik sepanjang 20 meter dengan kecepatan tertentu.
- Tes Fungsi Muskuloskeletal:
- Push up standar untuk laki-laki selama 1 menit.
- Push up modifikasi untuk perempuan selama 1 menit.
- Curl up selama 4 menit 45 detik untuk mengukur kekuatan dan daya tahan otot inti, terutama otot perut.
- Tes Mobilitas dan Keseimbangan:
- Tes fleksibilitas v-sit & reach untuk mengukur kelenturan otot punggung bawah dan hamstring. Dilakukan dua kali percobaan, masing-masing 10 detik.
- Tes keseimbangan (balance-test): peserta berjalan di sepanjang balok, dengan penilaian subjektif terhadap kinerja keseimbangan.
5. Politeknik Siber dan Sandi Negara (SSN)
- Tes Kebugaran Jasmani A: lari selama 12 menit untuk mengukur jarak tempuh dalam meter.
- Tes Kebugaran Jasmani B:
- Pull up untuk laki-laki atau chinning untuk perempuan, jumlah gerakan benar dalam 1 menit.
- Sit up, jumlah gerakan benar dalam 1 menit.
- Push up, jumlah gerakan benar dalam 1 menit.
6. Politeknik Statistika STIS
- Tes Kebugaran Jasmani A: lari selama 12 menit untuk mengukur jarak tempuh dalam meter.
- Tes Kebugaran Jasmani B:
- Sit up, jumlah gerakan benar dalam 1 menit.
- Push up, jumlah gerakan benar dalam 1 menit.
- Shuttle run, berlari membentuk angka 8 di antara dua tiang berjarak 10 meter sebanyak tiga kali putaran.
Kapan Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka?
Pendaftaran sekolah kedinasan setiap tahunnya selalu dinantikan oleh lulusan SMA, SMK, atau sederajat. Sebab, lulusan sekolah kedinasan akan langsung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Pada tahun 2025, pendaftaran berlangsung dari 29 Juni hingga 18 Juli. Namun, hingga minggu pertama Juli 2026, jadwal seleksi sekolah kedinasan untuk tahun ini belum juga diumumkan.
Menanggapi situasi ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku penyelenggara seleksi memberikan pernyataan. Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mempersiapkan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Sekolah Rakyat milik Kementerian Sosial.
Ia meminta para calon pelamar untuk bersabar menunggu informasi lebih lanjut mengenai seleksi Sekolah Kedinasan 2026.
Secara keseluruhan, tes fisik di sekolah kedinasan sangat bervariasi, mulai dari lari, push up, sit up, hingga tes keseimbangan. Calon pendaftar disarankan mempersiapkan diri secara fisik sejak dini, karena setiap sekolah memiliki standar kelulusan yang berbeda. Meski jadwal pendaftaran tahun ini belum diumumkan, persiapan fisik tetap menjadi kunci utama untuk lolos seleksi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Brevet Pajak AB Online, Bantu Karyawan Muda Kuasai Perpajakan
Rektor ITB Usulkan Mahasiswa Tahu Nilai UTBK Dulu Sebelum Daftar Kampus
4 PTS Indonesia Masuk QS WUR 2027, BINUS Tertinggi
Tim PENS raih peringkat tiga di kompetisi satelit mini dunia
Prabowo siapkan 10 universitas kedokteran, dibantu langsung Imperial College London
Yatim Piatu Raih IPK 3,90, Wisudawan Terbaik Unair