Pendaftaran Taruna STMKG 2026 Segera Dibuka, Simak Syaratnya
Gambar atau konten salah?
Meskipun belum ada pengumuman resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) sudah memberikan isyarat bahwa penerimaan taruna baru untuk tahun 2026 akan segera dibuka. STMKG adalah salah satu sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Seleksi untuk masuk ke sekolah kedinasan ini biasanya dilakukan melalui jalur pola pembibitan (Polbit). Lulusan dari jalur ini nantinya akan langsung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Proses seleksi biasanya digelar secara terpusat oleh BKN. Namun, sampai saat ini, baik BKN maupun BMKG belum mengeluarkan jadwal resmi untuk pendaftaran.
Meskipun jadwal resmi belum keluar, STMKG sudah memberikan sinyal bahwa pendaftaran akan segera dimulai. Pihak sekolah mengimbau para calon taruna untuk selalu menunggu informasi resmi. Informasi resmi bisa didapatkan melalui akun Instagram resmi @stmkgofficial atau website https://stmkg.ac.id/. Jangan sampai salah informasi karena informasi yang salah bisa merugikan.
"Kami mengimbau seluruh #PejuangSTMKG untuk selalu bijak dan mengecek kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain. Jangan sampai salah informasi! Seluruh informasi resmi mengenai prosedur, jadwal, dan persyaratan PTB STMKG hanya akan diumumkan melalui kanal resmi," tegas STMKG dalam postingan Instagram resminya pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Meskipun pendaftaran belum dibuka, calon taruna sudah bisa mulai mempersiapkan diri. Caranya adalah dengan melihat syarat seleksi dari tahun sebelumnya. Berikut adalah informasi syarat pendaftaran yang bisa dijadikan acuan.
Syarat Umum
- Pria atau Wanita, Warga Negara Indonesia (WNI)
- Usia antara 15 sampai 23 tahun
- Sehat jasmani dan rohani, serta tidak buta warna
- Pendaftar yang memakai kacamata diperbolehkan mendaftar dengan maksimal spehris -4D dan silindris -2D. Mereka juga harus bersedia menjalani operasi LASIK dengan biaya sendiri jika diterima
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan
- Tidak sedang terikat dengan instansi lain dan bebas dari narkoba
- Tinggi badan minimal untuk pria adalah 155 cm dan untuk wanita adalah 150 cm
- Bersedia bekerja di BMKG dan ditempatkan di seluruh wilayah NKRI
Khusus untuk peserta afirmasi dari provinsi yang ditentukan, ada persyaratan tambahan. Peserta harus memiliki akta kelahiran dan domisili yang sesuai dengan KTP atau KK di salah satu daerah afirmasi. Peserta juga harus telah menyelesaikan pendidikan SD, SMP, atau SMA atau sederajat di salah satu daerah afirmasi. Untuk peserta afirmasi dari Orang Asli Papua (OAP), mereka harus mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atau Ketua atau Anggota dari Majelis Rakyat Papua (MRP).
Syarat Akademik
- Lulusan SMA, MA, SMK, atau sederajat untuk semua jurusan
- Bagi lulusan tahun 2026 yang belum memiliki ijazah, wajib menggunakan Surat Keterangan Lulus atau Surat Keterangan Aktif di Kelas XII
Syarat Dokumen
- Pasfoto terbaru dengan latar belakang merah
- Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), atau surat keterangan dari Dukcapil
- Ijazah SD, SMP, dan SMA, MA, atau SMK digabung dalam 1 file PDF
- Kartu Keluarga (KK) untuk peserta reguler
- Untuk peserta afirmasi, Non-OAP Papua, dan afirmasi daerah, KK dan akta kelahiran dijadikan 1 file
- Untuk peserta Afirmasi OAP Papua, KK, akta kelahiran, dan surat keterangan OAP yang ditandatangani oleh Kepala BKD atau Ketua atau Anggota MRP disertai stempel basah dijadikan 1 file
Program Studi yang Tersedia
- D4 Meteorologi
- D4 Klimatologi
- D4 Geofisika
- D4 Instrumentasi MKG
Informasi lain akan disampaikan lebih lanjut ketika pendaftaran sekolah kedinasan akan dimulai. Demikianlah informasi sementara terkait pendaftaran sekolah kedinasan STMKG.
Sebagai catatan, calon taruna sebaiknya terus memantau kanal resmi STMKG dan BMKG untuk mendapatkan informasi terbaru. Jangan sampai tertipu oleh informasi yang tidak benar dari sumber yang tidak jelas. Persiapan sejak dini bisa menjadi langkah awal yang baik untuk meraih kesempatan masuk ke sekolah kedinasan ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
PKN STAN Buka Pendaftaran SPMB-PT 2026 untuk Alumni
162 Calon Mahasiswa Ditolak karena Catatan Perundungan
Mahasiswa depresi mayor raih IPK 4 dan jurnal tembus SINTA 3
Biaya BPIF IPB 2026: Rp0 hingga Rp100 Juta, Cek Jadwal Pengumuman
Gajian Juni: Bundling Excel & Spreadsheet Rp 350K, Mentoring
Pelatihan Accurate + Sertifikasi CAP: Praktik Akuntansi
Berita Terbaru
Pendaftaran Taruna STMKG 2026 Segera Dibuka, Simak Syaratnya
Aktor 'Preman Pensiun' Cuk Nugroho Meninggal di Usia 50 Tahun
Frisian Flag Gelar Acara Edukatif di Surabaya, Sambut Antusiasme Keluarga
IHSG Naik Tipis di Tengah Aksi Jual Asing Rp 3,19 Triliun
Aturan Baru FIFA: Kartu Merah Pertama Untuk Pembicara Bertutup Mulut
Buford Akui Boros Bola, Janji Pelita Jaya Lebih Rapi di Game 2 IBL
Nasi Ayam Saus Kacang, Makanan Favorit Bintang Muda Spanyol