Penelusur Antik di Pantai Konga: Pencarian Warga Flores Timur
Gambar atau konten salah?
Senin, 04 Mei 2024, seorang warga Flores Timur sedang memancing di Pantai Konga. Saat menunggu udang, ia tiba‑tiba menemukan barang‑barang antik yang tampak sangat tua. Video penemuan ini menyebar luas di media sosial.
Menurut Kepala Desa Konga, Aloysius Sinyo Kung, penemu barang tersebut bernama Bernardus Budi, warga Desa Dulipali. Budi, yang sedang memancing, menemukan benda berharga di pantai dan kemudian menyimpannya di kebunnya.
“Budi pergi pantai dapat saat mancing udang. Dia simpan di kebun, ada patung kerajaan, salib ada kotak kecil kayak berlian atau batu permata dan tongkat kepala burung dan sebagainya,” ujar Aloysius saat dikonfirmasi Rabu, 06 Mei 2026.
Video yang beredar menunjukkan satu salib berhiaskan baru mirip kristal dua warna, beberapa keris, tongkat berkepala naga, mahkota kerucut, kendi, gelang lengan, bambu petuk, serta barang‑barang antik lain yang belum dapat diidentifikasi namanya. Aloysius menilai benda‑benda tersebut kemungkinan berasal dari Kerajaan Singosari karena atribut seperti tongkat kepala burung dan keris yang menyerupai zaman kerajaan.
Ia meminta warga yang menemukan barang antik untuk menempatkannya di wilayah Desa Konga sementara, agar dapat ditelusuri lebih lanjut. Namun, Bernardus sudah membawa pulang pusaka tersebut dan menyimpannya di kebunnya.
Menurut Aloysius, wilayah Konga pernah menjadi tempat transit bagi bangsa Portugis dan Jepang. Bukti sejarahnya muncul ketika warga menemukan 16 granat dan 393 peluru sisa perang Dunia II.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Flores Timur, Hery Lamawuran menyatakan rencananya akan mengunjungi lokasi penemuan dan mencatat benda berharga tersebut. “Rencana kami hari Rabu (6/5) ini mau mengecek ke sana, melihat, dan minimal melakukan pencatatan,” pungkasnya.
Penemuan ini menambah koleksi sejarah Flores Timur. Pemerintah daerah berencana melakukan verifikasi dan pelestarian artefak, memastikan keberadaan barang antik tersebut dapat dipelajari dan dipertahankan untuk generasi mendatang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
