Pengawet Makanan Kemasan Tertarik Risiko Kanker dan Diabetes
Gambar atau konten salah?
Pengawet yang sering ditemukan dalam makanan kemasan kini kembali menjadi fokus perhatian publik. Penelitian yang dipimpin oleh Mathilde Touvier meneliti hubungan antara bahan pengawet dan risiko penyakit kronis.
Dalam studi tersebut, enam bahan pengawet—Sodium nitrite, potassium nitrate, sorbates, potassium metabisulfite, acetates, dan acetic acid—diidentifikasi berkaitan dengan peningkatan risiko kanker hingga 32 persen. Kanker yang teramati meliputi kanker prostat, kanker payudara, dan kanker secara umum. Selain itu, hampir semua bahan pengawet tersebut juga terkait dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2 hingga 49 persen.
Penggunaan Sodium nitrite paling dikenal pada daging olahan seperti sosis, bacon, ham, dan daging asap. Sementara sorbates dan potassium metabisulfite sering ditambahkan pada produk roti, saus, minuman fermentasi, dan makanan kemasan untuk memperpanjang masa simpan.
Para peneliti menegaskan bahwa hasil studi ini bersifat observasional, sehingga belum dapat membuktikan hubungan sebab‑akibat secara langsung. Namun, Rachel Richardson dari The Cochrane Collaboration menilai penelitian tersebut sudah mempertimbangkan banyak faktor lain yang dapat memengaruhi kesehatan, seperti usia, indeks massa tubuh (BMI), kebiasaan merokok, aktivitas fisik, dan pola makan secara umum.
"Meski belum bisa membuktikan penyebab langsung, hasil penelitian ini menunjukkan sinyal yang layak untuk diteliti lebih lanjut," ujar Richardson dalam pernyataannya. Ia juga menyebut metode penelitian dinilai cukup kuat karena peneliti melakukan pencatatan pola makan peserta secara detail serta memantau data hipertensi dan penyakit kardiovaskular secara menyeluruh.
Peneliti kembali mengingatkan pentingnya membatasi konsumsi makanan ultra processed food (UPF) dan memperbanyak makanan segar serta minim pengolahan untuk menekan risiko penyakit kronis.
- Sodium nitrite biasanya ditemukan pada: bacon, ham, sosis.
- Potassium sorbate sering ditemukan pada: roti, keju, saus.
Informasi ini menyoroti bahwa bahan pengawet yang umum digunakan dalam industri makanan dapat memiliki dampak kesehatan yang signifikan. Masyarakat diharapkan lebih sadar terhadap jenis makanan yang dikonsumsi dan memilih produk dengan pengawet minimal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kuli Bangunan Mati Akibat Panas Ekstrem dan Kerusakan Ginjal
Pasca Mastektomi: Pemulihan Fisik, Emosional, dan PET‑CT
PET-CT di Mayapada: Kunci Terapi Kanker Askarina di Jakarta
Gejala Kecil, Risiko Besar: Waspadai Tanda Awal Kanker
Vaksin HPV di Inggris Kurangi Kematian Serviks Anak Muda
Tiga Saudara Perempuan Temukan Donor Sperma Bersama
Berita Terbaru
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Jawa Timur 20 Juni 2026
Bendungan Cidadap Jebol, Petani Kebonpedes Tanpa Air Panen
Jadwal Sholat Jawa Timur 20 Juni 2026: 8 Waktu Fardu
Peraturan 7/2026 Batasi Alih Daya di Enam Bidang Pekerja Untuk
Koperasi Desa Lengkong Gencar Budidaya Cabai Merah Tanjung
Banjar Menari Dimulai di Badung, 62 Guru Seni Dipilih
Tulungagung Terbatas UHC, Capaian 84,5% Perlu Peningkatan
Chivu Diperpanjang Kontrak Inter Sampai 2028, Raih Scudetto
Pasar Beringkit Kembali Ayam Jago, Siap Pembukaan Baru
SPMB 2026/2027: Jalur Zonasi Jadi Pilihan Utama di Makassar