Penjualan Kendaraan Lampung Q1 2026 Naik 21%, Tanda Kekuatan
Gambar atau konten salah?
Daya beli masyarakat di Provinsi Lampung menunjukkan tren positif pada triwulan pertama tahun 2026. Hal ini terlihat dari peningkatan pembelian kendaraan bermotor baru selama periode Januari hingga Maret 2026.
Menurut data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung, jumlah kendaraan baru yang dibeli masyarakat naik 21 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Pada triwulan pertama 2025 tercatat 32.858 unit kendaraan baru, sementara pada triwulan yang sama tahun ini meningkat menjadi 39.817 unit. Artinya, ada tambahan 6.959 unit kendaraan baru yang beredar di Lampung dalam tiga bulan pertama 2026.
Kepala Bapenda Lampung, Saipul, menyatakan bahwa peningkatan tersebut menjadi indikator menguatnya daya beli masyarakat sekaligus mencerminkan kepercayaan terhadap kondisi ekonomi daerah. Ia berkata, “Pembelian kendaraan bermotor sebagai barang tahan lama menunjukkan kemampuan finansial masyarakat yang semakin baik, didukung kemudahan akses pembiayaan dan optimisme terhadap perekonomian daerah,” kata Saipul dalam keterangannya, Jumat 01 Mei 2026.
Tak hanya volume, nilai transaksi pembelian kendaraan baru di Lampung juga terbilang besar. Sepanjang triwulan pertama 2026, total nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp 2,5 triliun. Rinciannya, transaksi kendaraan roda dua diperkirakan mencapai Rp 1,03 triliun, sementara kendaraan roda empat menyumbang sekitar Rp 1,49 triliun.
Menurut Saipul, perputaran uang sebesar itu turut menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari perusahaan pembiayaan, asuransi, dealer kendaraan, bengkel, hingga perdagangan suku cadang. Ia menambahkan, “Selain itu, transaksi ini juga berdampak positif terhadap penerimaan daerah melalui pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor.”
Perkembangan ini tidak hanya mencerminkan kebutuhan mobilitas masyarakat yang meningkat, tetapi juga menjadi salah satu indikator membaiknya aktivitas ekonomi di Lampung. Peningkatan pembelian kendaraan baru menandakan bahwa masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dan kepercayaan terhadap prospek ekonomi daerah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
