Penjualan Motor Juni 2026 Naik 7,5%, Tembus 515 Ribu Unit
Gambar atau konten salah?
Penjualan sepeda motor di Indonesia kembali menunjukkan tren positif pada Juni 2026. Setelah sempat merosot pada bulan sebelumnya, angka penjualan berhasil naik cukup tajam.
Data yang dihimpun oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) pada Jumat, 10 Juli 2026, mencatat bahwa penjualan motor di pasar dalam negeri mencapai 515.136 unit selama Juni. Angka ini naik hampir 7,5 persen dibandingkan bulan Mei yang hanya mencapai 479.388 unit.
Meskipun demikian, penjualan bulan Juni belum menjadi yang tertinggi sepanjang tahun 2026. Rekor tertinggi masih dipegang oleh bulan Februari dengan penjualan sekitar 587 ribu unit dalam satu bulan. Namun, setidaknya angka penjualan sudah kembali ke level 500 ribuan unit setelah sebelumnya sempat jatuh ke level 400 ribuan unit.
Dengan tambahan data bulan Juni, total penjualan motor di Indonesia selama semester pertama 2026 mencapai 3.129.587 unit. Menariknya, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, angka ini mengalami kenaikan sebesar 0,8 persen.
Melihat pergerakan pasar saat ini, target penjualan sebesar 6,4 juta unit sepanjang tahun 2026 tampaknya sangat mungkin tercapai. Alasannya, berdasarkan data dari tahun-tahun sebelumnya, permintaan kendaraan roda dua biasanya meningkat drastis saat memasuki semester kedua, yaitu dari Juli hingga Desember.
Namun, kabar baik di pasar domestik tidak diikuti oleh kinerja ekspor. Ekspor motor utuh atau completely built up (CBU) buatan Indonesia justru mengalami penurunan. Pada Juni, ekspor CBU hanya mencapai 50.067 unit, turun 9,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Penurunan juga terjadi pada ekspor motor dalam bentuk terurai atau completely knock down (CKD). Angkanya turun dari 697.614 unit pada Mei menjadi hanya 644.402 unit pada Juni. Kondisi serupa juga dialami oleh ekspor komponen kendaraan yang turun hingga 9,9 persen selama bulan lalu.
Saat ini, AISI tidak lagi menampilkan data penjualan motor berdasarkan model atau tipe tertentu. Meskipun begitu, seperti yang sudah diketahui secara umum, skuter matik atau skutik masih menjadi jenis kendaraan yang paling dominan di pasar.
Secara keseluruhan, pasar motor domestik menunjukkan pemulihan yang cukup baik di pertengahan tahun. Sementara itu, sektor ekspor justru menghadapi tantangan dengan penurunan di semua kategori, baik CBU, CKD, maupun komponen. Data ini menunjukkan bahwa meskipun permintaan dalam negeri kuat, pasar internasional belum sepenuhnya pulih.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Aqua GR Sport Meluncur, Jadi Varian Termahal Hatchback Hybrid
BYD Rilis Harga Terbaru 7 Model di Indonesia, Mulai Rp 199 Juta
Pemerintah Wajibkan Campuran Etanol di Bensin Mulai 2027
Nissan Tekton Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp 199 Juta
MLFF Tol Tanpa Berhenti: Uji Coba Masih Tunggu Kesiapan Teknis
Indonesia Resmi Luncurkan B50, Impor Solar Berhenti
Berita Terbaru
Penjualan Motor Juni 2026 Naik 7,5%, Tembus 515 Ribu Unit
Márquez Bidik Rekor Agostini di MotoGP Jerman 2026
Antrean 600 Meter Demi Jersey Timnas Norwegia
Prancis Kalahkan Maroko 2-0, Mbappe Samai Messi
Marquez: Lawan Terberat Saya Adalah Fisik Sendiri
Beasiswa Negara Utang Budi, Stella Christie Peringatkan Awardee
Boy Thohir Yakin IHSG Bangkit, Lihat Track Record Sejarah