Persebaya Gaet 5 Pemain Asing Baru untuk Super League 2026/2027
Gambar atau konten salah?
Persebaya Surabaya bergerak cepat. Menjelang Super League 2026/2027, tim berjuluk Bajul Ijo itu memperkenalkan lima pemain asing baru. Semuanya diharapkan menjadi fondasi skuad racikan pelatih Bernardo Tavares.
Lima nama itu mengisi posisi berbeda. Dari bek, gelandang, hingga penyerang. Manajemen berharap mereka bisa mendongkrak performa tim. Targetnya jelas: bersaing di papan atas lagi.
Berikut lima pemain asing baru Persebaya Surabaya:
1. Yuran Fernandes
Yuran Fernandes bukan pendatang baru di sepak bola Indonesia. Pemain asal Cape Verde ini sudah malang melintang di Liga 1. Empat musim terakhir ia habiskan bersama PSM Makassar.
Puncak kariernya di Indonesia terjadi pada musim 2022/2023. Saat itu, ia mengantarkan PSM menjadi juara Super League. Menariknya, PSM kala itu juga ditangani Bernardo Tavares—pelatih yang kini menukangi Persebaya.
Persebaya mengikat Yuran dengan kontrak multiyears. Pemain berusia 31 tahun ini punya postur tinggi. Ia kuat dalam duel udara. Lebih dari itu, ia berkarakter sebagai pemimpin di lini pertahanan. Pengalamannya di Liga 1 diharapkan memberi stabilitas di sektor belakang Bajul Ijo.
2. Diogo Ramalho
Persebaya juga mendatangkan gelandang asal Portugal, Diogo Ramalho. Usianya 27 tahun. Ia diplot untuk memperkuat lini tengah.
Ramalho datang dari klub Romania, FCV Farul Constanța. Musim lalu, ia tampil 29 pertandingan dan mencetak 1 gol. Kehadirannya diharapkan menambah kualitas dan kedalaman skuad.
Karakter permainannya dinamis. Ramalho dikenal sebagai gelandang box to box. Daya jelajahnya tinggi. Ia kuat dalam membantu transisi permainan. Ia bisa menjalankan berbagai peran di lini tengah. Selain sebagai gelandang sentral, ia bisa dimainkan sebagai gelandang bertahan atau winger. Tergantung kebutuhan tim.
3. Yann Mabella
Nama berikutnya adalah Yann Mabella. Penyerang asal Kongo ini dikontrak Persebaya selama satu musim.
Sebelum ke Surabaya, Mabella bermain untuk klub Malaysia, Terengganu FC. Dalam satu musim di Malaysia, ia tampil menonjol. Catatannya: 9 gol dan 2 assist dari 14 pertandingan.
Mabella punya naluri mencetak gol yang tajam. Ia juga pemain dengan mobilitas tinggi. Ia bisa bermain sebagai penyerang tengah. Bisa juga beroperasi di sektor sayap kanan dan kiri. Kecepatan dan kemampuan duel satu lawan satu jadi nilai tambah. Fleksibilitasnya bermain di beberapa posisi juga dianggap penting.
Pengalaman internasional juga melekat padanya. Pemain berdarah Prancis itu sudah mencatatkan tujuh penampilan bersama Timnas Kongo.
4. Miguel Angelo
Persebaya merekrut winger asal Portugal lainnya, Miguel Pereira. Pemain berusia 27 tahun ini akan memperkuat lini serang musim 2026/2027.
Miguel mengaku pelatih Bernardo Tavares jadi salah satu alasan utama ia menerima pinangan Bajul Ijo. Sebelum datang ke Surabaya, ia membela Lusitania FC Lourosa di kasta kedua Liga Portugal. Dalam tiga musim terakhir, ia mencatatkan 70 penampilan. Ia mengoleksi 17 gol dan 10 assist.
Ia dikenal sebagai winger yang cepat dan agresif. Ia piawai dalam duel satu lawan satu. Ia bisa bermain di kedua sisi sayap. Bisa juga sebagai penyerang tengah.
5. Alex Martins
Di lini depan, Persebaya merekrut striker Brasil, Alex Martins. Penyerang berusia 33 tahun ini diikat dengan kontrak multiyears.
Alex bukan nama baru di Super League. Dalam tiga musim terakhir, namanya konsisten berada di jajaran penyerang paling subur. Bersama Dewa United, ia tampil impresif. Dari 92 pertandingan, ia mengemas 67 gol dan 13 assist.
Alex mengaku tertarik bergabung karena proyek yang dibangun Persebaya. Ia juga terkesan dengan atmosfer luar biasa yang diciptakan Bonek dan Bonita. Ia bertekad memberikan kontribusi maksimal lewat gol. Ia ingin membantu Bajul Ijo bersaing di jalur juara musim depan.
Lima pemain asing baru ini menunjukkan ambisi Persebaya. Mereka tidak hanya mencari pemain, tetapi juga karakter dan pengalaman. Yuran Fernandes sudah terbukti di Liga 1. Alex Martins adalah mesin gol. Diogo Ramalho, Yann Mabella, dan Miguel Angelo datang dengan fleksibilitas posisi. Semua ini diracik oleh Bernardo Tavares, pelatih yang pernah membawa PSM juara bersama Yuran. Pertanyaannya sekarang: akankah racikan ini bekerja di Surabaya?
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bom Diduga Peninggalan PD II Ditemukan di Sungai Blitar
Penjaringan Calon Siswa Sekolah Rakyat Jatim Masih Berlangsung
Zlatan Sindir Tim yang Tersingkir Piala Dunia 2026
Inter Miami Incar Kiper 40 Tahun Vozinha
Persebaya Resmi Perkenalkan 11 Pemain Baru
BPBD Jatim Cegah Karhutla dengan Aplikasi dan Sosialisasi
Berita Terbaru
Persebaya Gaet 5 Pemain Asing Baru untuk Super League 2026/2027
Bom Diduga Peninggalan PD II Ditemukan di Sungai Blitar
Penjaringan Calon Siswa Sekolah Rakyat Jatim Masih Berlangsung
Instruktur Terbang Lompat dari Pesawat, Murid Mendarat Sendiri
Dua Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI Dilimpahkan ke Kejaksaan
Mutasi Kendaraan Wajib bagi Pindah Domisili
Zlatan Sindir Tim yang Tersingkir Piala Dunia 2026
Bupati Badung Dukung Penuh Proyek PSEL Denpasar Raya
CR7 Kalahkan Messi, Video Paling Banyak Ditonton di X