Bom Diduga Peninggalan PD II Ditemukan di Sungai Blitar
Gambar atau konten salah?
Sebuah benda mencurigakan yang diduga merupakan bom jenis pesawat dari masa Perang Dunia II ditemukan di aliran sungai yang berada di Jalan Manggar, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Hingga saat ini, tim gabungan dari berbagai instansi masih berupaya keras melakukan evakuasi terhadap benda tersebut.
Di lokasi kejadian, terlihat sejumlah personel dari Tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Jawa Timur, Polres Blitar Kota, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar bekerja sama. Benda asing yang diduga bom itu terletak di dasar sungai. Proses pengangkatan belum bisa dilakukan dengan mudah.
Kendala utamanya adalah posisi benda tersebut yang berada tepat di bawah sebuah batu berukuran besar. Tim gabungan harus memindahkan batu itu terlebih dahulu. Mereka menggunakan rantai dan menariknya secara manual. Belum ada alat berat yang digunakan pada tahap awal evakuasi.
"Sampai saat ini masih berlangsung proses evakuasi, masih akan diangkat benda yang diduga bom. Tim gabungan masih berupaya untuk mengangkat batu terlebih dahulu, karena posisi benda itu berada di bawah batu," kata Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, di lokasi pada Rabu, 9 Juli 2026.
Samsul menjelaskan bahwa personel dari Tim Jibom Brimob Polda Jawa Timur memang sengaja didatangkan untuk menangani kasus ini. Selain itu, personel dari Polres Blitar Kota dan BPBD Kota Blitar juga dikerahkan untuk membantu proses evakuasi.
"Karena batunya cukup besar, kami juga menggunakan derek dari BPBD. Mudah-mudahan kegiatan tersebut cepat selesai dengan batunya bisa dipindah, dan baru bisa mengangkat yang benda yang diduga sejenis bom tersebut," jelasnya.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum bisa memastikan jenis bom apa yang ditemukan. Tim Jibom masih menunggu proses evakuasi selesai sebelum melakukan identifikasi lebih lanjut.
"Belum bisa memastikan jenisnya apa, tapi untuk panjangnya sekitar 1 meter. Nanti kalau sudah diangkat akan dilakukan identifikasi, menunggu hasil dari Jibom Brimob dulu," tandas Samsul.
Sebelumnya, warga sekitar Jalan Manggar dikejutkan oleh penemuan ini. Benda yang diduga mortir itu pertama kali diketahui oleh seorang warga yang sedang memancing di sungai dekat pemukiman. Lokasi penemuan kini telah dipasangi garis polisi. Tujuannya jelas: agar warga tidak mendekati titik lokasi tersebut.
"Sebenarnya saya dan teman saya tahu ada benda itu sejak seminggu yang lalu pas mancing di situ. Tapi baru lapor hari ini, karena ternyata benda itu masih ada," kata salah seorang saksi, Oki Eka, kepada wartawan di lokasi pada Rabu, 8 Juli 2026.
Penemuan benda diduga bom sisa Perang Dunia II di wilayah perkotaan memang bukan hal yang sepenuhnya baru di Indonesia. Namun, setiap kali ditemukan, proses evakuasi selalu memerlukan kehati-hatian ekstra. Posisi benda yang terhalang batu besar dan berada di dalam air membuat proses ini semakin rumit. Tim gabungan harus memastikan tidak ada getaran atau benturan keras yang bisa memicu ledakan. Derek dari BPBD diharapkan bisa mempercepat pemindahan batu, sehingga benda sepanjang satu meter itu bisa segera diangkat dan diidentifikasi jenisnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Penjaringan Calon Siswa Sekolah Rakyat Jatim Masih Berlangsung
Persebaya Resmi Perkenalkan 11 Pemain Baru
BPBD Jatim Cegah Karhutla dengan Aplikasi dan Sosialisasi
Bupati Ipuk Tegur Keras OPD Banyuwangi: Stop Lempar Tanggung Jawab
47 Kasus HIV Baru di Batu, LSL Sumbang 4
5 Pejabat Perempuan Surabaya Digeser karena Tak Dapat Restu Suami
Berita Terbaru
Bom Diduga Peninggalan PD II Ditemukan di Sungai Blitar
Penjaringan Calon Siswa Sekolah Rakyat Jatim Masih Berlangsung
Instruktur Terbang Lompat dari Pesawat, Murid Mendarat Sendiri
Dua Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI Dilimpahkan ke Kejaksaan
Mutasi Kendaraan Wajib bagi Pindah Domisili
Zlatan Sindir Tim yang Tersingkir Piala Dunia 2026
Bupati Badung Dukung Penuh Proyek PSEL Denpasar Raya
CR7 Kalahkan Messi, Video Paling Banyak Ditonton di X
Realisasi Jagung Pemerintah Baru 19%
