Persebaya vs Semen Padang: Tutup Catatan Tanpa Kemenangan

Dedi S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 90 dibaca
Bisik.id
Persebaya vs Semen Padang: Tutup Catatan Tanpa Kemenangan

Gambar atau konten salah?

Persebaya akan mengunjungi markas Semen Padang dalam upaya mengakhiri catatan tanpa kemenangan di kandang lawan. Pada tiga pertemuan sebelumnya, Bajol Ijo gagal mencetak gol di Stadion Haji Agus Salim, Padang.

Pertandingan ini akan berlangsung pada 15 September 2026 pukul 15.30 WIB, di bagian pekan ke-33 Super League 2025/2026. Stadion Haji Agus Salim menjadi panggung bagi dua tim yang sudah lama memiliki sejarah ketidakberhasilan satu sama lain.

Sejarah Persebaya di kandang Semen Padang menunjukkan pola yang sama. Pada 2019 dan 2024, kedua laga berakhir imbang 0-0, sehingga Persebaya hanya membawa pulang satu poin. Di 2012, saat semifinal Piala Indonesia, Semen Padang mengalahkan Persebaya 3-0, sementara kemenangan 0-1 di 2015 hanya terjadi di ajang pramusim.

Pelatih asal Portugal, Tavares, mengungkapkan bahwa persiapan tim tidak terlalu maksimal. Ia menyatakan, “Sayangnya, kami tidak punya banyak waktu untuk berlatih. Kami hanya menjalani satu sesi latihan di Surabaya sebelum berangkat ke sini. Kemarin kami melakukan perjalanan dan menjalani beberapa latihan pemulihan di hotel.”

Menanggapi sejarah pertemuan, Tavares menilai pertandingan akan sulit. Ia berkata, “Besok saya memperkirakan pertandingan tidak akan mudah karena bermain di Padang selalu sulit. Kalau melihat sejarah, Persebaya tidak pernah menang di lapangan ini. Atau pernah kalah beberapa tahun lalu melawan Padang di Piala Indonesia.”

Selain rekam jejak, Tavares menyoroti mentalitas Semen Padang yang kini berada di bawah tekanan. Ia menambahkan, “Kami berharap besok bisa mendapat hasil yang baik. Saya tahu, sayangnya Padang sudah dipastikan turun ke Liga 2. Tetapi terkadang pertandingan paling sulit justru seperti ini, ketika satu tim sudah tidak punya apa pun untuk dipertaruhkan.”

Sehubungan dengan situasi tuan rumah, Tavares memperkirakan lawan dapat menampilkan pemain yang belum banyak bermain. Ia menjelaskan, “Mungkin pelatih mereka juga ingin memainkan pemain-pemain yang jarang mendapat kesempatan tampil. Para pemain itu tentu akan mencoba memanfaatkan peluang dan bermain dengan motivasi tinggi dalam setiap duel. Karena itu, saya memperkirakan pertandingan akan berjalan sulit.”

Dengan semua faktor tersebut, Persebaya harus memanfaatkan setiap peluang di kandang lawan. Sementara Semen Padang berusaha memanfaatkan kondisi yang tidak menguntungkan bagi mereka sendiri, menambah ketegangan di lapangan.

Secara keseluruhan, pertandingan ini menandai momen penting bagi kedua tim. Persebaya berusaha mengubah sejarah tanpa kemenangan, sementara Semen Padang menghadapi tekanan relegasi dan harus menunjukkan performa terbaik di kandang sendiri. Keduanya akan bertarung di Stadion Haji Agus Salim pada 15 September 2026, menunggu siapa yang akhirnya dapat menorehkan kemenangan di tanah lawan.

PersebayaSemen PadangStadion Haji Agus SalimSuper League 2025/2026Tavaressejarah tanpa kemenanganLiga 2

Komentar

Memuat komentar...