Pertamina Salurkan Bantuan Pascagempa NTT
Gambar atau konten salah?
Warga Nusa Tenggara Timur (NTT) kini tengah berjuang melewati masa pemulihan setelah gempa bumi yang mengguncang wilayah mereka. Bantuan dari berbagai lembaga dan perusahaan mulai mengalir. Salah satunya, Pertamina, yang mengirimkan tim untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, mengatakan timnya turun langsung ke lapangan. "Kami hadir untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan memastikan dukungan yang kami berikan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan," ujarnya dalam siaran resmi pada Senin, 17 Agustus 2026.
Bantuan yang disalurkan Pertamina mencakup berbagai kebutuhan dasar. Ada makanan siap santap, beras, air mineral, obat-obatan, vitamin, perlengkapan bayi dan perempuan, alat kebersihan, selimut, tikar, terpal, serta peralatan masak. Semua barang itu didistribusikan secara bertahap ke tiga wilayah terdampak: Reo, Mbay, dan Maumere. Distribusi dilakukan dengan koordinasi bersama pihak terkait di setiap daerah.
Tak hanya sembako, Pertamina Patra Niaga juga mengirimkan fasilitas penunjang. Di Reo, mereka menempatkan tiga unit toilet portabel yang lengkap dengan tandon dan pompa air. Di Maumere, sebanyak 12 tabung Bright Gas ukuran 12 kg disalurkan. Sementara di Desa Nggolombay, 250 paket makanan siap santap didistribusikan untuk mendukung dapur umum dan kebutuhan sehari-hari para pengungsi.
Camat Reok, Kabupaten Manggarai, Rita Udin, mengapresiasi langkah Pertamina. "Bantuan ini sangat membantu masyarakat di berbagai titik pengungsian, terutama untuk mendukung dapur umum dan kebutuhan dasar warga," katanya. Ia menambahkan, ada sekitar 20 titik posko pengungsian di Kecamatan Reok. Posko Utama Lapangan Barang Kolong menjadi salah satu pusat penampungan terbesar bagi warga yang rumahnya rusak.
Di tengah rangkaian aksi kemanusiaan itu, Simon Aloysius Mantiri juga memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Upacara digelar di Fuel Terminal (FT) Reo. Suasananya penuh keprihatinan, namun para pegawai Pertamina tetap menjalankan tugas mereka. Mereka memastikan pasokan energi tetap berjalan, agar rumah-rumah warga tidak gelap, industri tetap beroperasi, dan rumah sakit bisa terus melayani pasien.
"Para Perwira mengemban amanah yang sama mulianya: menjaga agar Indonesia terus bergerak, rumah-rumah tetap menyala, industri tetap beroperasi, rumah sakit tetap melayani, dan Merah Putih terus berkibar," kata Simon. Acara ditutup dengan doa bersama untuk masyarakat Flores yang terdampak gempa.
Simon memimpin langsung rangkaian aksi kemanusiaan itu pada Senin, 17 Agustus. Ia didampingi Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo. Mereka meninjau beberapa titik pengungsian di Kabupaten Manggarai, termasuk Posko Utama Lapangan Barang Kolong, sekaligus menyerahkan bantuan secara langsung. Dari laporan di lapangan, kebutuhan mendesak masih didominasi makanan siap santap, air bersih, dan tempat tinggal darurat. Pertamina berjanji akan terus memantau situasi dan menyesuaikan bantuan sesuai perkembangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Smelter Kedua Freeport Siap Operasi di Gresik
Pajak Baru Tunggu Konsistensi Ekonomi 6%
Jakarta Jadi Lokasi Sementara Pusat Finansial Global, Bali Menyusul
HUT RI ke-81: Transjakarta Ubah Rute & Jadwal
Koperasi Awards 2026 Apresiasi Tokoh dan Penggerak Ekonomi Rakyat
Luhut: Fundamental Ekonomi RI Masih Baik di HUT ke-81
