Piala Dunia 2026: 48 Tim, 3 Tuan Rumah, Estadio Azteca
Gambar atau konten salah?
Piala Dunia 2026 akan segera dimulai, menandai ajang sepakbola terbesar di dunia. Pertandingan pembuka, Meksiko vs Afrika Selatan, akan berlangsung di Estadio Azteca pada 11 Juni 2026. Dari sana, 104 pertandingan akan dimainkan hingga final pada 19 Juli 2026.
FIFA mengubah format turnamen dengan menambah jumlah tim peserta dari 32 menjadi 48. Ini menjadi rekor terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia. Selain itu, negara penyelenggara juga berubah: tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, akan menjadi tuan rumah.
Semarak Piala Dunia 2026 sudah merambah ke berbagai penjuru dunia. Fans dapat ikut meramaikan ajang ini lewat berbagai aktivitas, mulai dari permainan fantasy football hingga tebak skor. FIFA sendiri menyediakan platform tebak skor di situs resminya, lengkap dengan hadiah menarik bagi yang menebak dengan benar.
Melalui aplikasi atau situs resmi FIFA Play Zone, para penggemar dapat mengikuti dua jenis tantangan: bracket challenge yang menebak jalur turnamen, dan chip challenge yang menebak skor harian. Hadiah yang ditawarkan meliputi merchandise resmi eksklusif bertandatangan, hingga paket wisata menonton pertandingan sepak bola.
Selain itu, ada tebak skor berhadiah Bitcoin yang dinamakan The Beautiful Game. Permainan ini dibuat oleh perusahaan kripto OKX, yang menyediakan total hadiah 20 Bitcoin. The Beautiful Game berlangsung dari 3 Juni 2026 hingga 20 Juli 2026 dan terbuka bagi pengguna OKX yang memenuhi syarat di seluruh dunia.
OKX dikenal sebagai sponsor yang menempel di lengan kiri jersey pemain Manchester City. Dalam tebak skor ini, pengguna dapat menebak pemenang setiap pertandingan Piala Dunia 2026, hingga tim juara dan peraih Sepatu Emas, yaitu pencetak gol terbanyak. Pengguna mengumpulkan poin melalui check‑in harian beruntun (streak), penempatan posisi pada pertandingan, ajakan ke teman (referral), serta aktivitas standar di platform. Beberapa pertandingan menawarkan bonus pool khusus sekali pakai di atas hadiah leaderboard keseluruhan.
Di akhir turnamen, total hadiah dibagikan secara proporsional berdasarkan posisi leaderboard. Hadiah dikreditkan langsung ke akun OKX pemenang tanpa perlu klaim. Penyelenggara mengadakan tebak skor berhadiah Bitcoin karena survei menunjukkan banyak orang melihat titik temu antara aset digital dan sepakbola.
Survei menunjukkan sekitar 73% pengguna kripto di negara-negara peserta Piala Dunia meyakini bahwa mata uang kripto akan memainkan peran penting dalam masa depan keterlibatan penggemar sepakbola. Angka ini naik menjadi 79% di kalangan usia 18‑29 tahun.
Dengan perubahan format, hadiah menarik, dan dukungan teknologi kripto, Piala Dunia 2026 menampilkan cara baru bagi penggemar untuk terlibat. Aktivitas ini menegaskan bahwa sepakbola tetap menjadi ajang global yang terus berinovasi dalam cara berinteraksi dengan penonton.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai