PLN Atasi Pemadaman Listrik Jakarta, Layanan Pulih Cepat
Gambar atau konten salah?
Pada 23 April 2026, PLN mengirimkan permohonan maaf setelah aliran listrik di beberapa wilayah Jakarta sempat mati pada pukul 10.25 WIB. Gangguan ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, menegaskan bahwa PLN akan terus memperkuat sistem kelistrikan di Indonesia. Ia menambahkan, “PLN terus berupaya memperkuat keandalan sistem kelistrikan serta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” dalam keterangan tertulis pada hari Kamis.
Haris menjelaskan bahwa perbaikan dimulai segera setelah gangguan. Ia menyatakan, “Sebagian besar pelanggan terdampak telah kembali menikmati pasokan listrik pada pukul 12.23 WIB, sedangkan sekitar 5 persen lainnya berhasil dipulihkan pada pukul 15.05 WIB,” menambahkan. Ia juga menginformasikan bahwa sistem telah pulih mulai pukul 15.05 WIB.
Alasan mati listrik disebabkan oleh gangguan pada 13 gardu induk. Total sistem kelistrikan wilayah Jakarta dan sekitarnya didukung oleh 76 gardu induk. Ini menunjukkan bahwa sebagian kecil dari total gardu mengalami masalah.
Untuk pelanggan yang membutuhkan informasi dan layanan, PLN menyarankan mengakses aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123. Haris menutup pernyataannya dengan, “Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi dan layanan PLN, dapat mengakses aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123,”
Insiden ini menegaskan komitmen PLN dalam memperbaiki dan memperkuat jaringan listrik, sekaligus menunjukkan respon cepat setelah gangguan. Masyarakat dapat mengharapkan layanan yang lebih stabil di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
