Polisi Bandung Atur Lalu Lintas Ciwidey Pasca Lebaran
Gambar atau konten salah?
Lebaran biasanya dipenuhi dengan kebersamaan keluarga, tawa, dan kehangatan. Namun di balik suasana damai itu, ada petugas yang harus meninggalkan rumahnya untuk menjaga keamanan jalan.
Petugas Polresta Bandung bertugas sepanjang wilayah kabupaten, memastikan jalur tetap aman bagi para pemudik dan wisatawan. Tanpa memedulikan waktu, mereka berjaga di sepanjang jalan, khususnya setelah Lebaran ketika mobilitas masyarakat melonjak.
Sejak H+1 Lebaran, jalur wisata Ciwidey menjadi tujuan favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati alam. Akibatnya, arus kendaraan menumpuk hingga beberapa kilometer. Pada H+2 Lebaran, 23 Maret 2026, kepadatan lalu lintas masih terasa di jalanan.
Untuk mengurai antrean, Kapolresta Bandung, Kombes Aldi Subartono, turun langsung ke lapangan. Ia bahkan berjalan di tengah padatnya kendaraan, yang didominasi roda dua dan roda empat menuju kawasan wisata. Lonjakan kendaraan dipicu oleh peningkatan mobilitas wisatawan yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berkunjung ke kawasan Pacira (Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali), destinasi unggulan di Kabupaten Bandung.
"Iya kemarin ramai padat merayap. Kami sampai melakukan one way sebanyak 11 kali," ujar Aldi, 24 Maret 2026.
Satlantas Polresta Bandung memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way secara situasional beberapa kali. Petugas di lapangan mengatur arus secara manual, memberikan prioritas kendaraan dari arah tertentu untuk mempercepat pergerakan. Personel lainnya juga disiagakan di titik-titik rawan untuk mengantisipasi penumpukan.
"Kami turun langsung untuk memastikan arus tetap bergerak dan tidak terjadi kemacetan total. Pengaturan dilakukan secara situasional melihat volume kendaraan di lapangan," tambahnya.
Selain itu, sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan untuk mengurangi kepadatan, baik di jalur wisata Ciwidey maupun arus balik di Nagreg. Langkah tersebut mencakup rekayasa lalu lintas situasional serta penempatan personel di titik-titik krusial.
"Kami mempertebal jumlah personel, mengatur pada kantong-kantong potensi macet seperti SPBU, rest area, tempat makan, keluar masuk objek wisata, persimpangan," jelasnya.
Di balik padatnya arus kendaraan, para petugas tetap berjibaku di lapangan, mengesampingkan waktu bersama keluarga. Itu menjadi bagian dari dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Kami terus mengutamakan berbakti kepada masyarakat. Supaya mereka bisa mudik ke kampung halamannya dengan lancar dan aman," ungkapnya.
Dengan upaya intensif ini, diharapkan arus lalu lintas tetap lancar, sehingga warga dapat menikmati Libur Lebaran tanpa hambatan. Petugas tetap berpatroli, menyesuaikan strategi sesuai volume kendaraan, dan berkomitmen menjaga keamanan serta kenyamanan perjalanan masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Turun di Bawah Rp18.000
Gaji Ke-13 2026: Mulai Bayar ASN, TNI, Polri, Pensiunan
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Jadwal Sholat Bandung 04 Juni 2026: Subuh 04:35, Zuhur 11:51
Jawa Barat Raih Opini WTP ke-15 Berturut‑turut 2025
Berita Terbaru
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
Mourinho Setuju Kembali ke Real Madrid jika Perez Terpilih
IHSG menutup di zona negatif, turun 4,11%; global merosot
Sumsel Hormati Keputusan Presiden Makan Bergizi Gratis
Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir TJU
Bandara Adisutjipto Tak Perlu Direaktivasi, YIA Cukup
Scammer Solo Baru Target Warga AS, Polda Jawa Tengah
