Polisi Buru Tiga Pemalak Usaha Mebel di Bandung Barat

Tika M. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Polisi Buru Tiga Pemalak Usaha Mebel di Bandung Barat

Gambar atau konten salah?

Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok pria melakukan intimidasi terhadap pemilik usaha mebel di Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, ramai diperbincangkan di media sosial. Rekaman kamera pengawas atau CCTV menunjukkan para pelaku tidak hanya mengancam, tetapi juga mendorong tubuh korban sambil melontarkan kata-kata kasar. Kejadian ini terjadi tepat di depan area usaha milik korban.

Dalam video yang tersebar, tampak beberapa orang pria datang ke lokasi. Saat pemilik usaha keluar untuk menemui mereka, dua di antaranya langsung bersikap agresif. Mereka mendorong korban dan mengeluarkan umpatan. Aksi tersebut terekam jelas oleh CCTV yang terpasang di sekitar tempat usaha.

Polisi memastikan bahwa laporan dari korban sudah diterima. Kasus ini kini tengah dalam proses penyelidikan. Panit Reskrim Polsek Padalarang, Ipda Endang Eris Kadarisman, menyatakan bahwa pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan tersebut. "Sudah, sudah terima laporannya. Anggota sudah mengecek ke lokasi kejadian, sekarang dalam penyelidikan," ujar Endang pada Selasa, 07 Juli 2026.

Dari hasil pemeriksaan awal terhadap korban dan beberapa saksi, para pelaku diduga sudah sering melakukan aksi serupa. Mereka disebut-sebut kerap meminta uang kepada warga dan pelaku usaha dengan cara mengintimidasi. Bahkan, aksi ini sering dilakukan saat mereka dalam pengaruh minuman keras. "Informasinya demikian (sudah sering), enggak besar paling juga Rp5 ribu sampai Rp30 ribu. Cuma memang sambil mengintimidasi dan sudah sejak dulu," kata Endang.

Meskipun jumlah uang yang diminta tergolong kecil, aksi ini tetap sangat meresahkan. Ancaman dan tekanan yang diberikan kepada korban membuat situasi menjadi tidak aman. Polisi kini sudah mengantongi identitas para terduga pelaku. Setidaknya tiga orang masuk dalam daftar pencarian. Mereka diduga melarikan diri setelah video aksi mereka viral di media sosial. "Sudah, hasil profiling ada beberapa nama yang sudah kita kantongi. Sekarang anggota sedang melakukan pengejaran, terduga pelakunya ada tiga orang," pungkas Endang.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa aksi pemalakan dengan nominal kecil sekalipun bisa menimbulkan keresahan yang luas, terutama jika dilakukan dengan cara-cara yang mengintimidasi. Pelaku yang sudah sering beraksi dan merasa aman akhirnya terungkap setelah rekaman CCTV tersebar luas. Polisi kini terus memburu mereka yang melarikan diri.

intimidasipemalakanCCTVpenyelidikanpolisipelakuBandung Barat

Komentar

Memuat komentar...