Polisi Siapkan 600 Personel untuk Pengamanan Buruh 13.609
Gambar atau konten salah?
Di Karawang, rencana perjalanan ribuan buruh menuju Jakarta menandai persiapan Hari Buruh Internasional 2026. 13.609 pekerja akan menempuh rute yang dipenuhi bus, sepeda motor, dan kendaraan roda dua.
Polisi menanggapi dengan kesiapan maksimal. 600 personel Polres Karawang akan bersiaga sejak subuh 1 Mei 2026 untuk mengamankan para buruh. Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, mengungkapkan: “Kami menerjunkan 600 personel Polres Karawang, yang besok Jumat (1/5) subuh akan bersiaga mengamankan 13.609 buruh, yang akan bergerak menggunakan 265 bus dan puluhan kendaraan roda dua, menuju Jakarta.”
Rencana pengamanan dirancang berlapis. Dari titik keberangkatan di Karawang hingga jalur tol menuju Jakarta, personel ditempatkan di titik-titik strategis. Fiki menambahkan: “Untuk Gerbang Tol Karawang Barat, Karawang Timur dan Kilometer 42 Tol Japek jadi titik plotting personel, karena jumlah buruh yang bergerak cukup banyak.”
Ia menekankan pentingnya ketertiban dan damai selama perayaan. “Kami harap Peringatan Hari Buruh ini berjalan kondusif dan tertib, kami juga mengimbau kepada teman-teman buruh agar tetap menjaga kondusivitas, serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib sesuai jadwal. Keselamatan dan keamanan adalah tanggung jawab bersama.”
Untuk memastikan perjalanan aman, polisi juga memeriksa kendaraan. Setiap bus PO Pandawa di Karawang dievaluasi mulai dari mesin hingga kolong. Pemeriksaan ini melibatkan Sat Lantas Polres Karawang dan Ditlantas Polda Jawa Barat, yang memperketat pengawasan lewat Ramp Check.
Inspeksi mencakup administrasi, izin operasional, sistem pengereman, lampu, dan kondisi ban. Selain armada, kesehatan sopir juga diawasi. Tim Sidokes Polres Karawang melakukan skrining medis ketat untuk memastikan pengemudi dalam kondisi prima sebelum menjemput ribuan nyawa.
Fiki menegaskan: “Tujuan utama kami adalah memastikan kendaraan yang digunakan rekan-rekan buruh benar-benar layak jalan dan pengemudinya dalam keadaan sehat. Keselamatan adalah prioritas nomor satu.”
Jika bus tidak memenuhi standar, pengelola PO mendapat catatan merah dan diwajibkan memperbaiki instan sebelum diizinkan mengangkut massa. Langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan pencegahan penting menjelang perayaan Hari Buruh Internasional di Jakarta.
Dengan koordinasi antara polisi, Sat Lantas, dan Ditlantas, serta pengawasan ketat terhadap armada dan sopir, harapan adalah perjalanan dan perayaan berjalan lancar. Semua pihak diingatkan untuk menjaga ketertiban dan mengikuti jadwal kegiatan, menjaga keselamatan bersama.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Turun di Bawah Rp18.000
Gaji Ke-13 2026: Mulai Bayar ASN, TNI, Polri, Pensiunan
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Jadwal Sholat Bandung 04 Juni 2026: Subuh 04:35, Zuhur 11:51
Jawa Barat Raih Opini WTP ke-15 Berturut‑turut 2025
Berita Terbaru
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
Mourinho Setuju Kembali ke Real Madrid jika Perez Terpilih
IHSG menutup di zona negatif, turun 4,11%; global merosot
Sumsel Hormati Keputusan Presiden Makan Bergizi Gratis
Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir TJU
Bandara Adisutjipto Tak Perlu Direaktivasi, YIA Cukup
Scammer Solo Baru Target Warga AS, Polda Jawa Tengah
