Popsivo Polwan Menang Final Four Putri, Dapat Tiket Final
Gambar atau konten salah?
10 April 2026 – Di GOR Sritex Arena, Solo, berlangsung laga sengit Final Four Putri antara Electric PLN Mobile dan Popsivo Polwan. Kedua tim menampilkan semangat tinggi, berusaha keras memperebutkan tiket final.
Set pertama berakhir dengan Popsivo Polwan menolak Electric PLN Mobile 21-25. Meskipun kalah, tim Polwan menunjukkan keteguhan. Pada set kedua, mereka kembali menolak lawan dengan skor 22-25, menandai dua kemenangan berturut-turut.
Set ketiga menjadi titik balik. Electric PLN Mobile bangkit, menutup set dengan 25-17. Kemenangan ini memberi mereka peluang untuk kembali ke permainan.
Namun pada set keempat, Popsivo Polwan kembali mendominasi. Mereka menutup pertandingan dengan 19-25, mengamankan kemenangan keseluruhan.
Asisten pelatih Electric PLN Mobile, Judiyanto, mengungkapkan kekecewaannya: “Kita tidak maksimal, sehingga tim lawan bermain bagus. Blok jelek, kita tidak maksimal, harusnya tidak poin jadi poin. Pemain asing (penampilannya) masih naik turun, belum stabil. Mungkin karena suplay bola yang belum maksimal, apalagi Popsivo memiliki bloknya yang tinggi-tinggi.”
Dia menambahkan bahwa meski hasil tidak memuaskan, peluang untuk meraih tiket final masih terbuka. “Kita masih ada 3 match, tidak menutup kemungkinan bisa ambil. Kalau kita bisa ambil semua, masih ada kemungkinan ke final. Ini semua tim masih ada peluang.”
Pelatih Popsivo Polwan, Darko Dobreskov, menyatakan bahwa fokus menjadi masalah utama musim ini. “Sepanjang musim kita bermasalah dengan fokus yang datang dari berbagai hal yang tidak bisa kita kontrol. Kita sudah melakukan banyak hal, dan yang terbaik. Tapi masalah fokus adalah hal lain. Hari ini kita bermain bagus, dan bisa menjaga fokus.”
Dalam laga tersebut, Arsela Nuari absen. Darko menjelaskan penyebabnya: “Arsela sedang sakit flu.” Ia berharap pemain tersebut cepat sembuh dan kesehatannya terus dipantau.
Dengan kemenangan ini, Popsivo Polwan membuka jalur menuju babak final. Darko menegaskan pentingnya menjaga momentum: “Kita harus berjuang untuk menang karena kita sudah berada di top four. Kita harus tetap menjaga permainan, fokus, satu poin mungkin bisa memenangkan set dan memenangkan permainan.”
Secara keseluruhan, pertandingan menampilkan ketegangan tinggi dan strategi yang berubah-ubah. Kedua tim menunjukkan kemampuan bertahan, namun Popsivo Polwan berhasil memanfaatkan kelemahan Electric PLN Mobile pada set akhir, menutup laga dengan kemenangan yang memegang tiket final.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
KAI Commuter Tandai Penumpang Merokok di KRL di Palur
Kera Liar Merusak Rumah Pak Wahyu, Evakuasi 20 Menit
Prabowo Panggil Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Ganti Dadan
Berita Terbaru
Lirik Lagu Timur: Rindu dan Harapan di Jarak Jauh Menyusuri
Gaji Ke-13 2026: Mulai Bayar ASN, TNI, Polri, Pensiunan
Bloom Putih Anggur: Lapisan Lilin Alami, Bukan Jamur
Surabaya Target 250 Medali Emas Porprov Jatim 2027
Hanya 8 Tim Piala Dunia 2026 Punya Pemain Lokal, 310 Luar Negeri
SPMB Jakarta 2026: Daftar Sekolah dengan Skor UTBK 2022
KAI Butuh Rp1,2 Triliun & 8.000 Petugas Perlintasan Sebidang
Dolar AS Beruat Rp 18.000, Rupiah Terdampak Kuat Pada Hari
