Rob Rendam Empat Titik di Pantura Demak
Gambar atau konten salah?
Banjir rob kembali merendam beberapa ruas jalan di Pantura Demak, Kamis (16 Juli 2026). Genangan air laut ini terjadi akibat pasang air laut yang sedang tinggi di kawasan Pantai Utara Jawa Tengah.
Berdasarkan pantauan di lapangan sekitar pukul 12.30 WIB, ada empat titik yang tergenang. Lokasinya mulai dari depan PT Varia Usaha Beton, sisi timur pintu keluar tol Sayung, Bundaran Loireng, dan depan PT Saniharto Enggalharjo. Ketinggian air hanya sebatas mata kaki orang dewasa.
Lalu lintas di lokasi-lokasi tersebut terpantau ramai namun tetap lancar. Tidak terjadi kemacetan berarti. Hanya saja, sedikit kepadatan muncul di area sebelum genangan. Pengendara cenderung pindah ke lajur kanan untuk menghindari air.
Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Demak, Iptu M Khairur Rokhman, membenarkan bahwa genangan rob sudah terlihat sejak pagi hari. "Rob yang sekarang ini dari pagi (di depan) Varia Usaha Beton, mengarah ke timur itu setelah Tol Sayung ada genangan sedikit, mengarah ke timur lagi itu bundaran Loireng, sama Saniharto," kata Khairur saat dihubungi.
Menurut Khairur, titik genangan rob kini bergeser. Sebelumnya, banjir biasa terjadi di sisi timur gapura perbatasan Demak. Sekarang, genangan lebih sering muncul di sisi timur Jembatan Sayung. "Geser sekarang, di depan Polytron itu petanya kan masuk di kotak antara Jembatan Kalibabon hingga Jembatan Sayung, sehingga ketembok (pembangunan) tol," jelasnya.
Khairur memastikan arus lalu lintas tidak terganggu secara berarti. "Arus lalin aman, tersendat sedikit wajar," tuturnya.
Dari sisi meteorologi, Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Retna Swasti Karini, menjelaskan bahwa pasang air laut maksimum hari ini terjadi antara pukul 07.00 hingga 12.00 WIB. Kondisi inilah yang memicu banjir pesisir atau rob. "Akibat adanya aktivitas pasang air laut dapat memenuhi dinamika pesisir di Wilayah Pantai Utara Jawa Tengah berupa banjir pesisir," kata Retna dalam keterangan tertulis.
Data dari Pushidros AL yang dikutip Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang menunjukkan tinggi rata-rata permukaan air laut di wilayah Semarang adalah 0,6 meter. Namun, selama empat jam sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, ketinggian air mencapai satu meter. Setelah pukul 14.00 WIB, tinggi permukaan air laut diperkirakan kembali ke angka 0,6 meter.
Banjir rob di Pantura Demak ini bukan kejadian baru. Wilayah tersebut memang rawan genangan saat pasang laut tinggi. Pergeseran titik genangan ke area dekat pembangunan tol menunjukkan bahwa infrastruktur buatan manusia ikut mengubah pola genangan air laut di pesisir.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Tiga Ruas Jalan Solo Baru Ditutup Malam Ini
Kandang Ayam di Klaten Ludes Terbakar, 12.000 Ayam Hangus
BMKG: Mayoritas Jawa Tengah Cerah Berawan Kamis
Open Trip Lawu Via Cetho Kena Blacklist 2 Tahun
Truk Mercy Mogok di Demak, Macet 4,3 Km
Open Trip Lawu Diblacklist 2 Tahun Gara-gara Tak Pakai Porter Lokal
Berita Terbaru
Rob Rendam Empat Titik di Pantura Demak
Arkeolog Temukan Kota Bizantium dan 'Lidah Emas' di Mesir
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
Inggris Kalah dari Argentina Usai Pilih Bertahan
S&P Pertahankan Peringkat Kredit RI, Danantara Jadi Sorotan
Lamine Yamal vs Messi di Final Piala Dunia 2026
Alwi Farhan Bangkit, Kalahkan Lanier di Japan Open
Team Falcons ID di Ujung Tanduk di MWI 2026