Prabowo: Indonesia Butuh Investasi Asing, Bangun Danantara

Ratna D. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 88 dibaca
Bisik.id
Prabowo: Indonesia Butuh Investasi Asing, Bangun Danantara

Gambar atau konten salah?

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia membutuhkan investasi asing, namun ia menegaskan bahwa hal itu tidak akan membuat negara bergantung pada kekuatan luar.

“Saudara-saudara sekalian, kita butuh investasi dari luar tapi kita tidak mau tergantung hanya investasi dari luar. Kita yakin bahwa kita bisa kerahkan kekuatan kita, tapi kita tidak boleh mengemis, kita tidak boleh bertekuk lutut, kita tidak boleh menghamba kepada bangsa lain. Kita adalah bangsa yang besar, bangsa yang berani, bangsa pejuang yang berhasil melawan dan mengusir kekuatan penjajah. Kita harus percaya diri,” tegas Prabowo dalam Pidato Penyampaian KEM-PPKF RAPBN 2027, Rabu (20 Mei 2026).

Ia menambahkan bahwa Indonesia telah lama bercita‑cita memiliki dana kedaulatan. Pada akhirnya, negara membentuk Sovereign Wealth Fund, yaitu Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada 2025.

“Kita beri nama Danantara atau singkatan dari Daya Anagata Nusantara yang artinya energi, kekuatan masa depan bagi Indonesia,” beri Prabowo.

Prabowo menekankan bahwa Danantara akan mempercepat pembiayaan pembangunan, khususnya investasi dan modal kerja untuk percepatan industrialisasi. Ia menjelaskan bahwa Danantara akan menemukan kekayaan negara yang mungkin disembunyikan oleh birokrat dan akan digunakan untuk menggenjot percepatan ekonomi.

“Kita terus menemukan tanah milik negara, aset milik negara, gedung milik negara yang nilainya tidak sedikit, tidak sedikit. Danantara ternyata sudah dirasakan keampuhannya,” sebut Prabowo.

Dengan pembentukan Danantara, pemerintah berharap dapat memanfaatkan sumber daya negara secara lebih efektif, sekaligus menjaga kedaulatan ekonomi. Ini menunjukkan komitmen Prabowo untuk menggabungkan investasi asing dengan kebijakan nasional yang kuat, sambil tetap menjaga otonomi dan integritas negara.

investasi asingkedaulatan ekonomiSovereign Wealth FundDanantaraindustriasisumber daya negarakekuatan nasional

Komentar

Memuat komentar...