Prabowo Targetkan Kemiskinan 6,5% dan Pengangguran 4,3% di 2027

Fandi R. · 1 min baca · 15 hari lalu · 53 dibaca
Bisik.id
Prabowo Targetkan Kemiskinan 6,5% dan Pengangguran 4,3% di 2027

Gambar atau konten salah?

20 Mei 2026, Presiden Prabowo Subianto memaparkan target-target ekonomi makro untuk tahun 2027 dalam pidato Pembicaraan Pendahuluan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok‑Pokok Kebijakan Fiskal (KEM‑PPKF) RAPBN 2027.

Prabowo mengatakan pertumbuhan ekonomi harus tercermin langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Target kemiskinan ditetapkan turun ke kisaran 6%-6,5% pada 2027, lebih rendah dibanding sasaran sebelumnya 6,5%-7,5%.

Dan pertumbuhan tersebut harus tercermin pada meningkatnya kesejahteraan rakyat scera nyata. Angka kemiskinan ditargetkan turun ke rentan 6-6,5% dari target sebelumnya 6,5-7,5%, sebut Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (20 Mei 2026).

Tingkat pengangguran terbuka ditargetkan berada di rentang 4,30%-4,87%, lebih rendah dibanding target sebelumnya 4,44%-4,96%.

Proporsi lapangan kerja formal ditargetkan naik menjadi 40,81% pada 2027 dari sebelumnya sekitar 35% pada 2026.

Kita juga akan buka lapangan kerja besar‑besaran. Ditargetkan proporsi lapangan formal meningkat menjadi 40,81% di 2027 dari sebelumnya 35% di 2026, atau naik 5,81%, ujar Prabowo.

Pemerintah menargetkan rasio gini menurun ke kisaran 0,362-0,367 dari sebelumnya 0,376-0,380.

Jarak antara orang kaya dan miskin tidak boleh semakin melebar. Jarak antara yang terkaya dan termiskin tidak boleh harus melebar. Bahkan harus kita perjuangkan untuk terus menyempit, tutup Prabowo.

Target-target ini menandai komitmen pemerintah untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakat, menurunkan tingkat pengangguran, memperluas lapangan kerja formal, dan mengurangi ketimpangan ekonomi.

Prabowo SubiantoRAPBN 2027kemiskinanpengangguranlapangan kerja formalrasio Ginikesejahteraan masyarakat

Komentar

Memuat komentar...