Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Gagal Bayar Utang di Tokyo

Lia N. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 63 dibaca
Bisik.id
Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Gagal Bayar Utang di Tokyo

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Pada 30 Maret 2026, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato di Japan-Indonesia Business Forum yang diadakan di Tokyo, Jepang. Ia berbicara kepada para pengusaha Jepang dan menegaskan bahwa Indonesia tidak pernah gagal bayar utang sepanjang sejarah.

Prabowo menekankan bahwa negara ini memiliki reputasi yang konsisten dalam memenuhi kewajiban finansial. Ia menyatakan, “Reputasi kita sangat jelas. Reputasi ini bukan berusia lima, sepuluh, atau lima belas tahun. Saya rasa sudah puluhan tahun Indonesia memiliki reputasi, seperti yang Anda ketahui, kita tidak pernah gagal bayar utang. Tidak sekalipun dalam sejarah Republik Indonesia,” ujar Prabowo.

Ia menambahkan bahwa komitmen tersebut tetap dijaga bahkan ketika Indonesia menghadapi krisis. Ia membandingkan konsistensi Indonesia dengan negara-negara besar lain yang sering mengalami galat utang. “Saya pikir ini penting, di zaman sekarang ini, kita melihat banyak sekali negara ekonomi besar yang gagal bayar, bukan sekali, bukan dua kali, tetapi berkali-kali. Jadi Indonesia, terlepas dari semua kekurangan kita, saya pikir kita telah membuktikan diri sebagai negara yang cukup terhormat,” jelas Prabowo.

Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan perlindungan kepada investor. Ia menawarkan peluang bagi investor untuk membangun kemitraan guna mengembangkan industri dan tumbuh bersama. “Sekarang kami menawarkan kemitraan nyata. Kami sedang mencari mitra untuk bergabung dengan kami untuk membangun industri, mentransfer teknologi, dan tumbuh bersama,” pungkasnya.

Acara tersebut menjadi ajang bagi para pelaku bisnis internasional untuk memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Jepang. Pidato Prabowo menyoroti stabilitas fiskal Indonesia dan mengundang investor asing untuk berpartisipasi dalam pembangunan industri nasional.

Prabowo SubiantoJapan-Indonesia Business ForumIndonesiautanginvestor asingindustri nasionaltransfer teknologi

Komentar

Memuat komentar...