Prabowo Tegaskan Pengusaha Jujur, Tekankan AI Deteksi Kecurangan

Jaka M. · 2 min baca · 1 hari lalu · 5 dibaca
Bisik.id
Prabowo Tegaskan Pengusaha Jujur, Tekankan AI Deteksi Kecurangan

Gambar atau konten salah?

Rabu, 10 Juni 2026, Presiden Prabowo Subianto mengisi panggung Munas HIPMI XVIII di Lampung. Ia berbicara kepada para pengusaha muda. Pidatonya disiarkan secara virtual lewat YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo menilai bahwa para pengusaha tidak boleh berbohong di hadapannya, terutama pengusaha HIPMI. Ia mengaku mengenal para pengusaha senior HIPMI sejak masa mudanya.

"Pengusaha Indonesia banyak dosanya! Betul? Lu semua nggak bisa bohong sama gue, gue udah ngerti lho! Tokoh HIPMI ini gue kenal dari kecil lho," sindir Prabowo dalam pidatonya diikuti riuh para pengusaha yang hadir.

Ia menegaskan bahwa dosa masa lalu dapat ditutup, namun masa depan harus dijalankan dengan manajemen yang taat hukum. Ia mengancam bahwa pengusaha yang melanggar hukum akan kalah selama ia masih menjabat.

"Tapi sudah lah nggak apa-apa dosa, kita tutup. Kita bangkit menatap ke depan. Sekarang jangan coba-coba melanggar hukum, saudara akan kalah," tegas Prabowo.

Prabowo menyoroti kemajuan teknologi. Ia menyebutkan bahwa kecurangan dapat terdeteksi dengan cepat berkat AI. Ia mengungkapkan bahwa semua dokumen setebal-tebalnya dapat dibaca dalam lima menit, kontrak juga.

"Sekarang ada teknologi, ada AI, semua dokumen setebal-tebalnya bisa dibaca 5 menit, kontrak bisa dibaca 5 menit,"

Ia mengajak para pengusaha menguasai dan mengendalikan semua sumber daya untuk mendorong kemakmuran rakyat. Ia menegaskan bahwa Indonesia sudah memiliki algoritma dan perhitungan, dan jika pandai serta cerdas, negara akan menjadi ekonomi keempat terbesar pada tahun 2045.

"Semua negara melihat sebenarnya Indonesia tidak terbendung, kita sudah algoritmanya, sudah ada hitungannya, sudah ada, kalau kita pandai dan cerdas, 2045 kita akan menjadi negara ekonomi keempat terbesar,"

Ia menegaskan bahwa bila mau akal-akalan Prabowo menjamin pengusaha akan kalah selama dirinya masih jadi presiden.

Pidato ini menekankan pentingnya integritas, kepatuhan hukum, pemanfaatan teknologi, dan ambisi ekonomi jangka panjang. Prabowo menegaskan bahwa pengusaha harus jujur, patuh hukum, dan memanfaatkan teknologi untuk mencapai pertumbuhan

Prabowo SubiantoHIPMIPengusaha MudaAIIntegritasKewajiban HukumEkonomi Indonesia 2045

Komentar

Memuat komentar...