Prabowo Tekankan Industri Lokal, Perkenalkan Danantara

Putri N. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 82 dibaca
Bisik.id
Prabowo Tekankan Industri Lokal, Perkenalkan Danantara

Gambar atau konten salah?

Prabowo Subianto mengisi sesi rapat paripurna DPR pada 20 Mei 2026 untuk membahas kerangka ekonomi dan kebijakan fiskal tahun 2027. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya teknologi sebagai pilar dalam agenda industrialisasi nasional.

Prabowo menyoroti perlunya Indonesia membangun kemandirian dalam produksi barang-barang elektronik, mulai dari komputer hingga handphone. Ia mengajak semua pihak untuk tidak hanya menjadi pasar bagi negara lain.

"Kita harus industrialisasi. Kita harus bikin mobil kita sendiri, kita harus bikin motor kita sendiri, kita harus bikin televisi, komputer, handphone kita sendiri. Kita tidak boleh hanya jadi pasar untuk bangsa lain," kata Prabowo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20 Mei 2026).

Selanjutnya, ia memperkenalkan Danantara, lembaga pengelolaan investasi yang didirikan selama masa kepemimpinannya. Danantara dimaksudkan untuk mengonsolidasikan aset perusahaan BUMN dan mempercepat pembiayaan pembangunan, khususnya investasi dan modal kerja yang mendukung percepatan industrialisasi.

"Kita tidak boleh hanya jadi pasar untuk bangsa lain. Dan kita akan lakukan. Saya sudah kumpulkan profesor-profesor kita, saya sudah kumpulkan pakar-pakar kita, saya katakan pengabdianmu untuk bangsa, wujudkan hal ini. Tidak boleh kita menyerah, tidak boleh kita rasa rendah diri," ungkapnya.

Prabowo menegaskan bahwa belum ada merek smartphone maupun perangkat komputer yang sepenuhnya diproduksi di Indonesia. Saat ini, ponsel global yang dijual di tanah air masih mengikuti aturan TKDN 35 %, dan komponen utama tidak berasal dari dalam negeri.

Di antara merek lokal, terdapat Axioo, Zyrex, dan Polytron untuk komputer, serta Advan, Mito, Evercoss, dan Nexian untuk handphone. Merek-merek ini belum mampu bersaing dengan pemain global seperti Samsung, Apple, Oppo, dan Xiaomi.

Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah menempatkan teknologi sebagai bagian inti dari agenda hilirisasi. Ia menyoroti dorongan pemerintah terhadap pengolahan komoditas strategis, seperti nikel, logam tanah jarang, serta industri kendaraan listrik.

Selain itu, ia menaruh perhatian pada pengembangan wirausaha digital dan startup nasional. Pemerintah sedang menyiapkan program pendidikan entrepreneurship serta skema kredit startup untuk generasi muda.

"Kita harus dorong mereka, memberi kesempatan mereka untuk tumbuh jadi pengusaha-pengusaha yang kuat, pengusaha-pengusaha yang baru," kata Prabowo.

Dengan menekankan kemandirian industri dan dukungan terhadap inovasi lokal, Prabowo mengarahkan visi Indonesia menuju industri yang lebih mandiri dan berdaya saing di panggung global.

Prabowo SubiantoIndustrialisasiTeknologiDanantaraBUMNIndustri ElektronikKendaraan Listrik

Komentar

Memuat komentar...