Prabowo Tekankan Industri Lokal, Perkenalkan Danantara
Gambar atau konten salah?
Prabowo Subianto mengisi sesi rapat paripurna DPR pada 20 Mei 2026 untuk membahas kerangka ekonomi dan kebijakan fiskal tahun 2027. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya teknologi sebagai pilar dalam agenda industrialisasi nasional.
Prabowo menyoroti perlunya Indonesia membangun kemandirian dalam produksi barang-barang elektronik, mulai dari komputer hingga handphone. Ia mengajak semua pihak untuk tidak hanya menjadi pasar bagi negara lain.
"Kita harus industrialisasi. Kita harus bikin mobil kita sendiri, kita harus bikin motor kita sendiri, kita harus bikin televisi, komputer, handphone kita sendiri. Kita tidak boleh hanya jadi pasar untuk bangsa lain," kata Prabowo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20 Mei 2026).
Selanjutnya, ia memperkenalkan Danantara, lembaga pengelolaan investasi yang didirikan selama masa kepemimpinannya. Danantara dimaksudkan untuk mengonsolidasikan aset perusahaan BUMN dan mempercepat pembiayaan pembangunan, khususnya investasi dan modal kerja yang mendukung percepatan industrialisasi.
"Kita tidak boleh hanya jadi pasar untuk bangsa lain. Dan kita akan lakukan. Saya sudah kumpulkan profesor-profesor kita, saya sudah kumpulkan pakar-pakar kita, saya katakan pengabdianmu untuk bangsa, wujudkan hal ini. Tidak boleh kita menyerah, tidak boleh kita rasa rendah diri," ungkapnya.
Prabowo menegaskan bahwa belum ada merek smartphone maupun perangkat komputer yang sepenuhnya diproduksi di Indonesia. Saat ini, ponsel global yang dijual di tanah air masih mengikuti aturan TKDN 35 %, dan komponen utama tidak berasal dari dalam negeri.
Di antara merek lokal, terdapat Axioo, Zyrex, dan Polytron untuk komputer, serta Advan, Mito, Evercoss, dan Nexian untuk handphone. Merek-merek ini belum mampu bersaing dengan pemain global seperti Samsung, Apple, Oppo, dan Xiaomi.
Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah menempatkan teknologi sebagai bagian inti dari agenda hilirisasi. Ia menyoroti dorongan pemerintah terhadap pengolahan komoditas strategis, seperti nikel, logam tanah jarang, serta industri kendaraan listrik.
Selain itu, ia menaruh perhatian pada pengembangan wirausaha digital dan startup nasional. Pemerintah sedang menyiapkan program pendidikan entrepreneurship serta skema kredit startup untuk generasi muda.
"Kita harus dorong mereka, memberi kesempatan mereka untuk tumbuh jadi pengusaha-pengusaha yang kuat, pengusaha-pengusaha yang baru," kata Prabowo.
Dengan menekankan kemandirian industri dan dukungan terhadap inovasi lokal, Prabowo mengarahkan visi Indonesia menuju industri yang lebih mandiri dan berdaya saing di panggung global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz