Piala Dunia 2026: Jerman dan Curacao Berdoa di Houston

Ani R. · 1 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Piala Dunia 2026: Jerman dan Curacao Berdoa di Houston

Gambar atau konten salah?

Senin, 15 Juni 2026, Stadion Houstoun di Houston menjadi panggung pertama Piala Dunia 2026. Jerman mengalahkan Curacao dengan skor 7‑1. Kai Havertz mencetak dua gol, sementara Felix Nmecha, Nico Schlotterbeck, Jamal Musiala, Nathaniel Brown, dan Deniz Undav menambah satu‑satu. Curacao hanya dapat menorehkan satu gol lewat Livano Comenencia.

Setelah peluit akhir, suasana berubah menjadi damai. Lima pemain Curacao – Joshua Brenet, Jeremy Antonisse, Gervane Kastaneer, Jurien Gaari, dan Kenji Gorre – membentuk lingkaran di tengah lapangan. Mereka memulai doa bersama, lalu dua pemain Jerman, Felix Nmecha dan Jonathan Tah, tiba‑tiba bergabung. Semua berdoa, disertai salam dan pelukan sebelum meninggalkan lapangan.

Felix Nmecha menjelaskan alasan keikutsertaannya: "Kami memang lawan saat pertandingan, tapi di luar itu kami sama-sama bersaudara dalam Kristus. Kemudian kami berdoa bersama untuk memanjatkan syukur," katanya dalam wawancara usai laga.

Tweet yang menjadi viral menyatakan: "Curaçao and Germany player pray together 👑⬇️ #thekingsreturn @_TheKingsReturn pic.twitter.com/SCfK7OtFPV— Ballers In God (@BallersinGod) 14 Juni 2026". "Hasilnya jelas sangat bagus untuk tim kami, tapi secara keseluruhan kami semua percaya Tuhan Yesus dimuliakan sepanjang pertandingan dan itulah sebabnya kami berdoa bersama," lanjut Nmecha.

Menurut La Gazzetta dello Sports, Curacao dikenal religius dan sering berdoa bersama di ruang ganti sebelum pertandingan. Sementara Felix Nmecha dikenal sebagai umat Kristen taat yang selalu membaca Alkitab sebelum bertanding.

Peristiwa ini menyoroti bagaimana pemain sepak bola, meski bersaing di lapangan, tetap menjaga nilai spiritual dan persaudaraan di luar kompetisi.

Piala Dunia 2026Stadion HoustonFelix NmechaCuracaodoa bersamapersaudaraanspiritualitas

Komentar

Memuat komentar...