Puluhan Siswa SMAN 1 Kokop Dilarikan ke Puskesmas Karena MBG
Gambar atau konten salah?
SMAN 1 Kokop di Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, mengalami kejadian di mana puluhan siswa dilarikan ke Puskesmas setelah mengeluh sakit. Penyebabnya diduga berhubungan dengan menu MBG (Makan Bergizi Gratis) yang mereka konsumsi.
Dr. Wiwid Mayasari, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bangkalan, mengakui kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya segera turun ke lokasi untuk melakukan investigasi awal.
"Benar, (mengeluh sakit usai mengonsumsi menu MBG)," kata Wiwid, Kamis (4/6/2026).
Dinas Kesehatan setempat sudah mengamankan sampel makanan yang diproduksi untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Penyebab pasti keluhan siswa masih menunggu hasil uji laboratorium.
"Sampel makanan sudah kami ambil dan akan dikirim ke laboratorium di Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Menu MBG yang dibagikan pada hari itu terdiri dari:
- nasi
- sate ayam
- tempe goreng
- acar timun dan wortel
- buah semangka
Makanan tersebut disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bangkalan Kokop Dupok 1 yang berada di bawah naungan Yayasan Langkah Bersama Kita (LBK).
Dapur MBG Kokop Dupok 1 melayani setiap hari sebanyak 3.723 penerima manfaat di wilayah Kecamatan Kokop dan sekitarnya.
Pemkab Bangkalan melalui Dinas Kesehatan terus memantau kondisi siswa yang terdampak sekaligus menelusuri kemungkinan sumber permasalahan.
Keadaan ini menegaskan pentingnya pengawasan mutu makanan di sekolah, sehingga kesehatan siswa tetap terjaga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
