Purbaya: Kemenkeu Siap Ambil Alih Kereta Cepat Whoosh

Dedi S. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 66 dibaca
Bisik.id
Purbaya: Kemenkeu Siap Ambil Alih Kereta Cepat Whoosh

Gambar atau konten salah?

Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan, mengungkapkan pandangannya mengenai wacana pengambilalihan operator Kereta Cepat Whoosh oleh Kementerian Keuangan pada 07 April 2026.

Ia menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pembahasan dengan Danantara untuk menyelesaikan masalah Kereta Cepat Jakarta‑Bandung. Rapat dan semua pembahasannya sudah selesai dan menghasilkan keputusan bulat.

“Anda kata dari siapa? Rapatnya sudah putus,” kata Purbaya ketika dikonfirmasi langsung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).

Purbaya menekankan bahwa keputusan tersebut sudah jelas, namun belum dapat diumumkan karena tidak terlibat langsung. Ia menyatakan bahwa semua sudah selesai dan hanya menunggu formalitas.

“Semua sudah selesai, tinggal formalitas, tapi saya belum bisa umumin karena bukan saya sendiri yang terlibat, itu nanti akan diumumkan mungkin. Tapi sudah clear itu seperti apa nanti pengelolaannya,” sebut Purbaya.

Ia menegaskan lagi, “Pokoknya sudah selesai tapi nanti akan diumumkan pada saatnya.”

Sementara itu, COO BPI Danantara, Dony Oskaria, membuka soal opsi Kemenkeu mengambilalih PT Kereta Cepat Indonesia‑China (KCIC), konsorsium yang mengelola Kereta Cepat Whoosh.

Dony mengatakan, “Iya, kemungkinan, ini sedang kita... insya Allah mudah-mudahan sebentar lagi selesai, kita pikirin satu‑satu kan. Ada beberapa skema tentunya, nanti saya akan update karena kalau sekarang belum final kita update nanti takut rame lagi,” ujar Dony.

Kedua pejabat menegaskan bahwa penyelesaian masih dalam proses, namun sudah mencapai titik akhir yang memuaskan. Keputusan akhir akan diumumkan pada waktunya.

Keputusan akhir terkait pengelolaan Kereta Cepat Whoosh masih menunggu pengumuman resmi, meski semua pihak sudah sepakat.

Purbaya Yudhi SadewaMenteri KeuanganKereta Cepat WhooshPengambilalihanDanantaraPT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC)

Komentar

Memuat komentar...