Putra Tri Ramadani Raih Emas Dunia di Praha, Indonesia Pertama

Agus P. · 2 min baca · 1 jam lalu · 24 dibaca
Bisik.id
Putra Tri Ramadani Raih Emas Dunia di Praha, Indonesia Pertama

Gambar atau konten salah?

Putra Tri Ramadani, atlet panjat tebing asal Kediri, menorehkan nama Indonesia di panggung dunia.

Pada Senin (8 Juni 2026) dini hari, ia meraih medali emas di World Climbing Series 2026 kategori lead yang berlangsung di Praha, Ceko.

Prestasi ini menempatkan mahasiswa semester 4 FEB Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) sebagai atlet panjat tebing Indonesia pertama sekaligus atlet asal Asia Tenggara yang berhasil memegang medali emas di nomor lead.

“Kalau saya lihat videonya, Mas Putra tampil sangat impresif di partai final dengan membukukan skor 43, unggul atas para pesaingnya dari negara-negara kuat panjat tebing dunia. Ini momen yang sangat bersejarah bagi panjat tebing Indonesia. Medali emas pertama Indonesia, tentu seluruh civitas akademika Umsura sangat bangga,” kata Prof Mundakir, Senin (8/6/2026).

“Nanti kami akan mengundang Putra ke universitas usai pertandingan. Ini memang sudah menjadi tradisi di Umsura untuk memberikan bonus kepada atlet yang mengharumkan nama universitas dan Indonesia di kancah dunia,” ujarnya.

Putra, lahir 26 Oktober 2005, mengumpulkan 43 poin, mengalahkan Neo Suzuki dari Jepang yang memperoleh 39 poin. Posisi ketiga, medali perunggu, dinobatkan Jakob Schubert dari Austria.

Keberhasilan ini merupakan puncak perjalanan Putra setelah melewati tiga seri kejuaraan dunia panjat tebing. Pada dua seri sebelumnya, ia menembus babak final, sebelum akhirnya meraih gelar juara di Praha.

Kariernya dimulai ketika ia meraih medali emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur di Situbondo pada 2022. Prestasi itu membawa ia masuk Puslatda Jawa Timur.

Sejak saat itu, prestasinya terus meningkat lewat berbagai kejuaraan nasional dan terbuka, dengan torehan medali emas. Puncaknya terjadi di PON 2024, ketika Putra mengumpulkan lima medali emas nomor lead, baik perorangan maupun beregu. Hasil tersebut mengantarkannya bergabung dengan Pelatnas Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

Kepala Kemahasiswaan UMSURA, Khoirul Anam, menegaskan bahwa capaian Putra sejalan dengan komitmen kampus sebagai rumah bagi para juara, baik di bidang akademik maupun olahraga profesional.

“Umsura berkomitmen menjadi rumah bagi atlet profesional agar dapat berkembang dan berprestasi sekaligus tetap menjalani pendidikan tinggi,” kata Khoirul.

“Kami memiliki sistem dan modul pembelajaran yang memungkinkan atlet tetap menjalani perkuliahan tanpa mengganggu jadwal latihan maupun tugas negara sebagai atlet profesional,” jelasnya.

Ia menyebut, Putra bukan satu-satunya atlet panjat tebing yang menempuh pendidikan di Umsura. Sejumlah atlet nasional sebelumnya telah menyelesaikan studi di kampus tersebut, seperti

  • Roji
  • Rachmad Adi
  • Eka Dian Krismawati
  • Kharisma Ragil

“Saat ini masih ada sembilan atlet panjat tebing yang menempuh studi di Umsura dengan beragam program studi. Seluruhnya mendapatkan beasiswa atlet secara penuh dari universitas,” pungkasnya.

Dengan prestasi Putra, UMSURA menegaskan peran pentingnya dalam mendukung atlet profesional. Keberhasilan ini juga menandai langkah maju bagi panjat tebing Indonesia di kancah internasional.

Putra Tri RamadaniPanjat TebingMedali EmasWorld Climbing Series 2026Universitas Muhammadiyah SurabayaIndonesiaPraha

Komentar

Memuat komentar...