Redmagic 11 Pro Hadir, Ponsel Gaming dengan Liquid Cooling

Wulan M. · 7 min baca · 4 bulan lalu · 142 dibaca
Bisik.id
Redmagic 11 Pro Hadir, Ponsel Gaming dengan Liquid Cooling

Gambar atau konten salah?

Nubia kembali memasuki pasar ponsel di Indonesia setelah tiga tahun. Peluncuran terbaru mereka adalah Redmagic 11 Pro. Pembaruan yang dibawa cukup signifikan. Ponsel ini diklaim sebagai perangkat pertama di dunia yang memakai sistem pendingin cairan (liquid cooling).

Selain sistem pendingin canggih, Redmagic 11 Pro juga menggunakan prosesor unggulan terbaru dari Qualcomm, yaitu Snapdragon 8 Elite Gen 5. Gabungan kedua komponen utama ini seharusnya menjamin performa bermain game yang sangat tinggi.

RedMagic 11 Pro juga dilengkapi fitur modern lainnya. Termasuk baterai berbahan silikon-karbon dengan kapasitas besar. Ponsel ini juga menyertakan fungsi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu kegiatan harian dan meningkatkan kemampuan pengguna dalam bermain game.

Desain dan Tampilan

Desain Redmagic 11 Pro menampilkan gaya futuristik khas ponsel gaming. Varian warna Subzero yang tersedia didominasi warna perak dengan bagian belakang transparan. Ini memperlihatkan sistem pendingin cairannya yang dinamakan AquaCore.

Saat bermain game dengan pendingin cairan aktif, cairan di dalamnya akan terlihat mengalir di bagian belakang ponsel. Aliran pendingin ini cukup menarik perhatian saat diamati.

Bagian belakang ponsel ini cukup padat dengan beberapa detail. Selain "jendela" pendingin cairan berbentuk lingkaran, terdapat logo Redmagic di kanan bawah, logo Redmagic lain dengan lampu RGB LED di kanan atas, dan logo Snapdragon 8 Elite.

Dekat logo bagian atas, terpasang tiga kamera belakang beserta lampu kilat LED. Di bawahnya, terdapat kipas pendingin yang akan berputar saat menjalankan game.

Desain kamera belakang dibuat rata dengan panel belakang. Tidak ada bagian yang menonjol, sehingga ponsel dapat diletakkan rata di meja. Ini kontras dengan banyak ponsel saat ini yang memiliki modul kamera tebal. Desain rata ini membuat jari lebih nyaman saat beristirahat di belakang ponsel saat bermain game dalam waktu lama.

Bentuk Redmagic 11 Pro yang benar-benar kotak dan datar di semua sisi membuatnya terasa seperti balok saat digenggam. Akibatnya, sudut-sudut ponsel terasa agak tajam dan kurang nyaman di telapak tangan jika digunakan bermain game terlalu lama.

Nuansa gaming sangat terasa di semua sisi. Sisi kanan ponsel cukup ramai karena terdapat dua tombol bahu (shoulder trigger), ventilasi udara untuk kipas, tombol daya, tombol volume, dan tombol Game Space. Karena padatnya tombol, terkadang terjadi kesalahan penekanan saat mencoba membuka kunci ponsel.

Sisi kiri ponsel memiliki satu ventilasi udara di bagian atas dan strip RGB LED yang menyala saat bermain game. Bagian bawah berisi slot kartu SIM, port USB-C, dan pengeras suara. Menariknya, Redmagic 11 Pro masih menyediakan audio jack 3,5mm yang terletak di bagian atas ponsel.

Meskipun memiliki dua lubang ventilasi, Redmagic 11 Pro telah mendapatkan peringkat IPX8 untuk ketahanan terhadap air. Bagian depan dilindungi oleh Gorilla Glass dengan rangka aluminium alloy, memberikan daya tahan baik dan tampilan premium.

Layar

Redmagic 11 Pro menggunakan layar tipe BOE X10 AMOLED berukuran 6,85 inci. Resolusi layarnya adalah 2688 x 1216 piksel dengan kecepatan pembaruan (refresh rate) 144Hz. Tingkat kecerahannya mencapai 1.800 nits, yang membuatnya cukup terlihat jelas bahkan di bawah sinar matahari yang kuat.

Nubia menawarkan empat pilihan refresh rate. Opsi Auto dapat menurunkan kecepatan hingga 60Hz saat menonton video, dan menaikkan hingga 120Hz saat menjelajah media sosial. Mode 144Hz tersedia untuk pengalaman menggulir yang lebih halus, meskipun mengonsumsi daya lebih banyak.

Layar ini mendukung HDR10, memungkinkan pemutaran video HDR berkualitas tinggi di YouTube. Ponsel ini seharusnya mendukung Widevine L1, namun saat spesifikasi pemutaran dicek di aplikasi Netflix, sertifikasinya hanya Widevine L3. Hal ini menyebabkan Redmagic 11 Pro hanya dapat memutar konten Netflix dalam kualitas SD. Masalah ini kemungkinan terkait perangkat lunak, sebab aplikasi DRM Info menunjukkan dukungan Widevine L1.

Layar Redmagic 11 Pro dikelilingi oleh bingkai yang sangat tipis dan simetris, menyerupai ponsel unggulan lainnya. Namun, karena bingkai yang terlalu tipis, ujung layar terkadang salah sentuh saat mengetik atau bermain game.

Kamera depan ponsel ini ditempatkan di bawah layar, hampir tidak terlihat di bagian atas. Kombinasi kamera bawah layar dan bingkai super tipis ini memberikan pengalaman menonton dan bermain game yang luas tanpa terganggu.

Sensor sidik jari ultrasonik 3D tertanam di dalam layar. Sensor ini bekerja cepat dan akurat. Tampilan serta animasinya dapat disesuaikan sesuai keinginan pengguna.

Performa dan Fitur Gaming

Redmagic 11 Pro menjalankan sistem operasi RedmagicOS 11 berbasis Android 16. Sebagai ponsel gaming, perangkat ini dilengkapi banyak fitur untuk memaksimalkan pengalaman bermain.

Terdapat tombol berwarna merah di sisi kanan yang berfungsi membuka aplikasi Game Space saat ditekan. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengatur berbagai pengaturan game. Pengaturan tersebut meliputi tingkat pengambilan sampel sentuhan (touch sampling rate), performa CPU dan GPU, kipas pendingin, pendingin cairan, hingga kualitas rekaman layar.

Pengaturan yang lebih detail dapat diakses melalui menu yang muncul saat game sedang dimainkan. Beberapa opsi yang bisa diubah melalui menu ini antara lain rasio layar, fungsi tombol bahu, kemampuan memperbesar tampilan untuk membidik musuh lebih dekat, dan mengubah tampilan visual game.

Tersedia juga fitur Gravity X untuk pemetaan kontrol pada perangkat eksternal seperti kontroler, keyboard, atau mouse. Fitur ini juga memungkinkan pengguna memindahkan (casting) game yang sedang dimainkan ke layar yang lebih besar untuk dinikmati bersama.

Game Space juga diperbarui dengan fitur baru. Terdapat Personal AI Coach yang bisa memberikan saran strategi dan kiat saat bermain game, Voice Control untuk kontrol tanpa sentuhan tangan, dan Mora Mouth Replacement yang mengganti suara percakapan dalam game dengan suara asisten AI bernama Mora. Selain itu, ada juga Win Rate Predictor yang tersedia untuk game tertentu seperti MLBB, Free Fire, dan PUBG.

RedMagic 11 Pro juga mendukung beberapa game dimainkan pada kecepatan 144Hz, termasuk PUBG Mobile, Free Fire, Minecraft, dan League of Legends. Ponsel ini juga mendukung peningkatan resolusi hingga 2K untuk game seperti Genshin Impact, Wuthering Waves, PUBG Mobile, dan Call of Duty: Warzone Mobile.

Meskipun dirancang untuk gaming, Redmagic 11 Pro juga dibekali fitur pintar berbasis AI. Fitur ini mencakup penerjemah langsung (live translator) untuk percakapan waktu nyata, asisten panggilan (call assistant) yang menampilkan teks dan menerjemahkan panggilan telepon, Circle to Search, dan Google Gemini.

Baterai dan Pendinginan

Performa Redmagic 11 Pro didukung oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset ini diklaim meningkatkan performa CPU sebesar 20% dan GPU sebesar 30% dibandingkan generasi sebelumnya. Chipset tersebut dipasangkan dengan RAM LPDDR5T 16GB dan memori internal UFS 4.1 Pro 512GB.

Nubia juga menyematkan chip gaming RedCore R4 untuk mengoptimalkan grafis, efek visual, serta pengelolaan daya saat bermain game. Teknologi Energy Cube 3.0 juga ada, berfungsi mengatur CPU, GPU, memori, dan sistem pendingin secara dinamis sesuai kebutuhan game.

Seri Redmagic terkenal dengan sistem pendinginnya yang canggih, dan Redmagic 11 Pro membawa peningkatan besar. Selain kipas pendingin, ponsel ini dilengkapi solusi liquid cooling pertama yang hadir di ponsel komersial, disebut AquaCore Cooling System.

Sistem ini menggunakan cairan pendingin terfluorinasi yang mengalir untuk menyerap panas dari CPU dan baterai lebih efektif. Cairan ini diklaim sama dengan yang dipakai mendinginkan server AI dan pusat data.

Kipas pendingin aktif juga ditingkatkan kecepatannya hingga 24.000 rpm, lebih cepat 1.000 rpm dari kipas Redmagic 10S Pro. Untuk pertama kalinya, kipas turbo di Redmagic 11 Pro memiliki peringkat IPX8, membuatnya tahan air dan debu.

Pendingin cairan dan kipas dapat diaktifkan secara manual lewat pengaturan cepat atau otomatis saat membuka game. Ketika pendingin cairan aktif, aliran cairannya terlihat berputar di panel belakang.

Fitur kipas pendingin memiliki dua mode: 'Balanced' yang menyesuaikan kecepatan berdasarkan suhu dan skenario penggunaan, dan 'Fast Cooling' yang memberikan kecepatan maksimal. Saat mode ini diaktifkan, terdengar suara seperti mesin mobil yang cukup keras, tetapi efek suara ini dapat dimatikan.

Sistem pendingin Redmagic 11 Pro juga mengandalkan vapor chamber besar seluas 13.116 mm², yang diklaim menyebarkan panas 50% lebih baik. Di atas vapor chamber terdapat Liquid Metal 3.0 yang menyalurkan panas dari CPU ke vapor chamber.

Kombinasi perangkat keras dan teknologi ini menghasilkan performa gaming tanpa hambatan. Game berat seperti Genshin Impact dapat dimainkan pada pengaturan grafis dan frame rate tertinggi tanpa tersendat. Game yang tidak terlalu menuntut sumber daya seperti PUBG Mobile juga dapat dijalankan dengan mudah.

Berkat sistem pendingin berlapis ini, Redmagic 11 Pro hanya terasa sedikit hangat setelah bermain Genshin Impact selama 30 menit. Kipas pendingin cukup berisik terutama dalam mode fast cooling, namun hal ini wajar mengingat kecepatan putarnya mencapai 24.000 rpm.

Performa Redmagic 11 Pro juga diuji menggunakan aplikasi benchmark seperti AnTuTu, PCMark, Geekbench 6, dan 3DMark.

Kinerja ponsel ini didukung oleh baterai silikon-karbon berkapasitas 7.500 mAh. Meskipun kapasitasnya besar, bodi ponsel ini tetap ramping dengan ketebalan 8,9mm.

Dalam penggunaan normal yang meliputi menjelajah web, berkirim pesan, menggulir media sosial, dan bermain game selama 30 menit, baterai yang terisi penuh di pagi hari masih menyisakan 50% pada malam hari.

Baterai ini didukung pengisian cepat 80W. Pengisian daya dari 2% hingga 100% membutuhkan waktu sekitar 50 menit. Waktu ini dianggap wajar mengingat kapasitas baterai yang besar.

Nubia juga menyertakan fitur 'Charge separation' atau yang dikenal sebagai bypass charging. Fitur ini mengalihkan daya listrik langsung ke komponen ponsel, sehingga perangkat tidak cepat panas saat dimainkan sambil diisi daya.

Kamera

Redmagic 11 Pro dibekali tiga kamera belakang dengan spesifikasi yang cukup baik di atas kertas. Kamera utama dan kamera ultrawide memiliki resolusi 50 MP. Terdapat sensor ketiga dengan resolusi 2 MP, yang kemungkinan besar berfungsi sebagai kamera makro.

Hasil foto menggunakan kamera utama cukup memuaskan, asalkan objek yang difoto tidak terlalu jauh. Ketika melakukan pembesaran digital (zoom) di atas 3x, hasilnya menjadi buram dan gelap. Foto yang diambil dalam kondisi minim cahaya masih mampu mempertahankan detail dengan baik.

Sayangnya, kamera ultrawide Redmagic 11 Pro cukup mengecewakan. Detail foto kurang tajam, warna terlihat lebih gelap dibandingkan hasil kamera utama, dan reproduksi warnanya kurang memuaskan.

Kamera depan beresolusi 16 MP tersembunyi di bawah layar. Hasil foto selfie terlihat buram dan minim detail. Hal ini mungkin disebabkan oleh kualitas kameranya yang standar atau terhalang oleh lapisan layar di atasnya.

Sebagai perangkat yang fokus pada gaming, Redmagic 11 Pro jelas mengutamakan kekuatan mentah. Kombinasi chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan sistem pendingin yang semakin canggih memberikan performa bermain game yang kencang. Ini juga memastikan ponsel tidak mengalami panas berlebih, memungkinkan sesi bermain yang lebih lama dan nyaman.

Sistem pendingin cair yang transparan memberikan tampilan Redmagic 11 Pro yang unik di antara ponsel gaming lain. Layarnya luas dan tajam dengan bingkai tipis, membuat tampilan luar ponsel ini terlihat premium.

Kelemahan ponsel ini terletak pada kamera yang standar dan perangkat lunak yang belum sepenuhnya matang. Beberapa teks di aplikasi Pengaturan dan Game Space ditemukan salah atau bahkan tidak diterjemahkan. Pada minggu pertama penggunaan, beberapa game sering mengalami gangguan saat dibuka.

Meskipun demikian, Redmagic 11 Pro masih menawarkan banyak keunggulan, terutama bagi yang mencari ponsel dengan chipset unggulan terbaru dan sistem pendingin cairan inovatif yang pertama di kelasnya.

Redmagic 11 Proponsel gamingliquid coolingSnapdragon 8 Elite Gen 5AquaCore Cooling Systembaterai silikon-karbonfitur AI

Komentar

Memuat komentar...